
Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan (empat dari kiri) dan Direktur Utama Nanobank Syariah Halim (tiga dari kiri). (Agas Putra Hartanto/Jawa Pos)
JawaPos.com - Perbankan syariah semakin memperdalam pasar keuangan dengan instrumen shariah restricted investment account (SRIA). Produk transaksi ini berbasis investasi dengan underlying portofolio pembiayaan.
Maybank Syariah Indonesia bersama Nanobank Syariah merealisasikan fasilitas SRIA dengan akad mudharabah muqayyadah. Ini memungkinkan nasabah untuk menjadi investor dengan batasan penggunaan dana yang akan diinvestasikan. Kedua bank menargetkan transaksi SRIA bisa mencapai Rp 500 miliar.
"Maybank Syariah memfasilitasi sebagai wali amanat dan Nanobank Syariah menjadi investor. Investasinya bisa di beberapa macam bisnis sesuai dengan keinginan atau appetite dari investornya," kata Sharia Banking Director Maybank Indonesia Romy Buchari di kantornya, Rabu (3/9).
Menurut dia, fasilitas SRIA memberikan keuntungan bagi Nanobank Syariah dan juga memperbesar ekosistem pembiayaan syariah secara keseluruhan. Hal ini karena dapatkan outlet dalam melakukan investasi. Sedangkan Maybank Syariah berperan sebagai market maker untuk membesarkan pasar syariah.
Dengan demikian, Maybank Syariah dan Nanobank Syariah bersama-sama berpartisipasi dalam suatu pembiayaan dengan pembagian risiko. "Dari sisi capital requirement untuk Maybank dalam memberikan pembiayaan. Namun, kami berbagi risiko karena tanggung renteng bersama-sama," terang Romy.
Dalam pengelolaan dana SRIA, lanjut dia, tidak dihitung sebagai dana pihak ketiga (DPK) pada Maybank. Melainkan sebagai investasi oleh Nanobank Syariah. Dari perspektif Maybank Syariah, dana SRIA dianggap sebagai pembiayaan yang diterima dengan penggunaan spesifik untuk aktivitas tertentu.
"Kalau DPK kan biasanya jika kita terima dari deposan, dananya bisa dipakai untuk aktivitas bank secara umum. Namun, ini tidak," jelasnya.
Digital Business and Wholesale Financing Director Nanobank Syariah Soejanto Soetjijo menjelaskan, aset dasar SRIA merupakan portofolio pembiayaan yang dipilih dengan cermat berdasarkan prospek sektor ke depan.
"Aset dasar SRIA adalah portofolio pembiayaan. Mengenai sektor pembiayaannya, tentu kami selalu melihat bagaimana prospek ke depannya sektor-sektor yang ditawarkan oleh Maybank Syariah. Kami juga mempertimbangkan rate appetite kami," kata Soejanto.
Karena aset dasarnya adalah portofolio pembiayaan, Nanobank Syariah melakukan analisis mendalam dan underwriting secara menyeluruh. Ini merupakan tahap kedua setelah dilakukan oleh Maybank Syariah. Proses ini bertujuan untuk memahami risiko portofolio pembiayaan secara komprehensif.
Dia menegaskan kepercayaannya terhadap kemampuan underwriting Maybank Syariah dalam memilih dan menyeleksi nasabah. Di sisi lain, fasilitas SRIA akan sangat berdampak terhadap sektor riil, mengingat transaksinya memiliki underlying pembiayaan.
"Dengan demikian, ini merupakan satu instrumen yang sangat terjaga kualitasnya. Karena ada dua institusi yang melakukan analisis terhadap kapabilitas dari nasabahnya," ucap Soejanto.
Produk SRIA menawarkan alternatif investasi syariah yang mendorong transparansi dan pembagian risiko antara bank dan nasabah investor. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) telah memberikan ruang bagi perbankan syariah untuk mengimplementasikan produk penghimpunan dana yang memiliki karakteristik investasi, selain produk simpanan.
Dalam produk investasi, risiko yang ada ditanggung oleh investor. Sedangkan pada produk simpanan, risikonya ditanggung oleh bank sebagaimana praktik pada perbankan umumnya, termasuk produk giro, tabungan, deposito, dan sertifikat deposito.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
