Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 21.05 WIB

Tarif Impor AS untuk Komoditas Unggulan RI Ditargetkan 0 Persen, Menko Airlangga: Dalam Proses!

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartato menyampaikan bahwa negosiasi tarif impor Amerika Serikat (AS) atas komoditas unggulan Indonesia yang ditargetkan 0 persen, masih dalam proses.

"Sedang dalam proses," kata Airlangga saat ditemui di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (22/8).

Airlangga tak menjelaskan secara rinci, proses apa yang sedang berlangsung terkait negosiasi itu. Ia hanya menekankan singkat bahwa negosiasi masih terus berproses. "Masih dalam proses," singkatnya.

Untuk diketahui, pemerintah telah menyepakati tarif impor Amerika Serikat (AS) sebesar 19 persen. Ini termasuk terendah dibandingkan negara-negara lainnya di kawasan Asia Tenggara. Meski demikian, perlu transformasi secara menyeluruh agar produksi dalam negeri lebih efisien.

Namun, pemerintah Indonesia masih berupaya untuk menekan tarif untuk sejumlah komoditas Indonesia yang bakal dikenakan tarif lebih rendah dari 19 persen.

Komoditas tersebut adalah sumber daya alam yang tidak diproduksi oleh AS. Di antaranya, kelapa sawit, kopi, kakao, produk agro, dan produk mineral lainnya. Termasuk juga komponen pesawat terbang dan komponen produk industri di kawasan industri tertentu, seperti di free trade zone.

Proses negosiasi ini masih dilakukan lantaran AS hingga saat ini masih menjadi mitra ekspor terbesar di Indonesia dengan pangsa ekspor mencapai 11,2 persen. Adapun untuk penanaman modal, AS masuk dalam lima besar di 2024 senilai USD 3,7 miliar.

Di sisi lain, berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Amerika Serikat melakukan impor produk minyak sawit untuk kode HS 1511 dengan nilai impor pada 2024 sebesar USD 1,6 Miliar.

Bahkan, Indonesia menempati urutan pertama dari seluruh negara yang ekspor minyak sawit ke Amerika Serikat. Minyak kelapa sawit banyak digunakan di Amerika Serikat, terutama dalam produk makanan, kosmetik, deterjen, dan biofuel.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore