Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Juli 2025 | 05.45 WIB

Pentingnya Warga Lokal Belajar Buat Konten untuk Promosi Wisata Daerah

Wisata Alam Hidden Gem di Pasuruan Dengan Pemandangan Super Indah nan Asri (Instagram/@adam.septiansyah) - Image

Wisata Alam Hidden Gem di Pasuruan Dengan Pemandangan Super Indah nan Asri (Instagram/@adam.septiansyah)

JawaPos.com - Kesadaran akan pentingnya promosi digital membuat warga lokal kini didorong untuk terlibat aktif dalam mengenalkan potensi wisata daerahnya.

Inilah yang menjadi fokus utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo saat menggelar pelatihan pembuatan konten media sosial bagi masyarakat Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Pelatihan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Port Tourism, serta lanjutan dari pendampingan tahap kedua di desa binaan tersebut.

“Kami ingin warga memiliki kapasitas dalam memproduksi konten menarik dan efektif, agar potensi wisata desa ini dikenal lebih luas secara daring," ujar Departemen Head TJSL Pelindo, Febrianto Zenny, Kamis (17/7).

Pihaknya mengakh sedang menggalakan program The New Penglipuran, membuat desa wisata binaan baru sekelas Penglipuran di sana. 

Febrianto juga menekankan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal menjadi salah satu fokus utama program. Menurutnya, langkah ini adalah bentuk investasi sosial untuk masa depan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi semacam investasi sosial untuk masa depan masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai unsur lokal seperti pelapak, anggota Karang Taruna, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan perwakilan Pemerintah Desa Senteluk turut ambil bagian dalam pelatihan yang berlangsung di Tourism Information Center (TIC) kawasan Pantai Tanjung Bias.

Mereka mendapatkan pembekalan langsung dari praktisi sekaligus konsultan digital marketing, Islah Hadi Sholeh, yang membagikan strategi menciptakan konten kreatif, cara memanfaatkan platform digital untuk promosi usaha, hingga pentingnya membangun narasi visual dalam promosi destinasi wisata.

“Melalui kegiatan ini, kami terus mendorong dan memperkuat daya saing ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital. Kami ingin potensi lokal di Pantai Tanjung Bias dan Desa Senteluk dikenal lebih luas melalui konten digital yang kreatif dan berdampak,” tambah Manager TJSL Pelindo, Bayu Widyafrasta.

Harapannya, pelatihan ini menjadi pemicu lahirnya ekosistem digital lokal yang kuat. Dengan begitu, identitas Pantai Tanjung Bias sebagai salah satu destinasi unggulan Desa Senteluk bisa semakin menonjol, sekaligus membuka ruang promosi lebih besar bagi UMKM dan komunitas wisata di sekitarnya.

Kepala Desa Senteluk, Musni, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi komitmen berkelanjutan Pelindo untuk masyarakat desanya. Ia berharap warganya semakin terampil menggunakan media digital untuk mendukung pariwisata dan usaha lokal. Sementara itu, General Manager Pelabuhan Lembar, Kunto Wibisono, turut hadir memberi semangat kepada peserta agar tidak ragu berinovasi di dunia digital yang kini sangat terbuka.

Sebagai informasi, sejak Desember 2024, Desa Senteluk telah ditetapkan sebagai desa binaan oleh Pelindo untuk mendorong pengembangan wisata pelabuhan berkelanjutan (port tourism) di wilayah NTB.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore