
ILUSTRASI. Tumpukan kontainer di terminal bongkar muat petikemas Pelabuhan Tanjung Perak beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kondisi lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pasca-Lebaran 2026 jauh lebih kondusif. "Macet horor" yang sempat melumpuhkan area pelabuhan pada tahun lalu diklaim tidak lagi terulang berkat langkah antisipasi yang matang.
Berbeda dengan pertengahan April 2025 lalu, di mana antrean truk logistik mengular akibat lonjakan bongkar muat, tahun ini alur kendaraan terlihat jauh lebih terkendali.
Pramono mengungkapkan bahwa kunci dari kelancaran arus logistik tahun ini adalah penyediaan kantong parkir darurat. Pemprov DKI Jakarta telah bergerak cepat menyediakan lahan khusus bagi truk dan kontainer agar tidak menumpuk di bahu jalan.
"Belajar dari pengalaman setelah lebaran yang lalu ketika terjadi kemacetan horor di Tanjung Priok, maka pemerintah DKI Jakarta bersama dengan Pelindo, tanpa teman-teman sadari dan tahu, kami bekerja sama, dan pemerintah DKI Jakarta memberikan ruang kepada Pelindo kurang lebih 5 hektar di Terminal Tanah Merdeka untuk tempat parkirnya," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/3).
Ketiadaan ruang tunggu kendaraan logistik diakui menjadi biang kerok kemacetan parah di masa lalu. Dengan adanya lahan seluas 5 hektar tersebut, kapasitas penampungan kendaraan meningkat drastis.
Pramono menjelaskan bahwa kenaikan aktivitas pelabuhan setelah libur panjang harus dibarengi dengan fasilitas infrastruktur yang memadai.
"Hal ini supaya tidak seperti yang lalu, karena ada kenaikan aktivitas di pelabuhan, sementara tempat parkirnya tidak ada dan kemudian menyebabkan kemacetan horor seperti tahun yang lalu," ungkap Pramono.
Hingga saat ini, arus keluar masuk barang di gerbang ekspor-impor utama Indonesia tersebut dilaporkan berjalan normal. Lahan di Terminal Tanah Merdeka disebut mampu mengurai antrean yang biasanya meluap ke jalan raya.
"Alhamdulillah sampai hari ini, sampai sekarang ini setelah lebaran Idulfitri, aktivitas di Tanjung Priok berjalan dengan baik dan normal karena di tempat itu kurang lebih bisa menampung 200 kontainer," ucap dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022