
PILAH DAN OLAH: Nadine Chandrawinata (dua dari kanan) dan Dimas Anggara (kanan) serta Direktur Kumpulin.id Googi Priyonggo (kiri). Mereka berkolaborasi agar pengelolaan sampah punya nilai ekonomi.
JawaPos.com - Komitmen terhadap keberlanjutan menjadi fondasi penting bagi perusahaan yang ingin meninggalkan jejak positif bagi bumi. Kini, komitmen itu tak hanya tren tetapi menjadi kewajiban yang langsung diampu tiap perusahaan apapun yang beroperasi.
Menanggapi itu, PT AIA Financial (AIA) menunjukkan dalam hal ini melalui Laporan Keberlanjutan 2024 yang menegaskan peran aktif dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan sehat. Lewat lima pilar Strategi Keberlanjutan—Health & Wellness, Sustainable Investment, Sustainable Operation, People & Culture, dan Effective Governance—AIA mengambil langkah untuk melindungi lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan bisnisnya.
“Sebagai bisnis jangka panjang, keberlanjutan bagi AIA adalah suatu keharusan. Lima pilar Strategi Keberlanjutan kami merupakan fondasi bagi kesuksesan jangka panjang kami, itulah sebabnya kami berkomitmen untuk terus mengambil tindakan nyata terhadap risiko iklim, mempromosikan kesehatan yang lebih baik di komunitas kami, dan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam investasi serta operasional kami,” ujar Kathryn Parapak, Chief Marketing Officer AIA, Senin (19/5).
Ia menambahkan bahwa mendorong keterlibatan dan kinerja karyawan secara inklusif serta memastikan tata kelola yang kuat tetap menjadi prioritas utama.
Laporan ini menyoroti sederet pencapaian penting AIA selama 2024, seperti pengelolaan Rp735 triliun uang pertanggungan, pelibatan 133 juta orang dalam inisiatif AIA One Billion, serta kontribusi 30.000 pohon yang ditanam melalui program "Satu Pohon Satu Polis".
Dalam operasional sendiri, AIA telah mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 28,73% dan konsumsi energi sebesar 30,38% dibandingkan dengan baseline tahun 2019.
Sementara itu, seluruh sampah dari Gedung AIA Central telah dikelola tanpa dikirim ke TPA, dan digitalisasi melalui e-policy ikut mendukung efisiensi serta pengurangan penggunaan kertas.
AIA juga mencatat kemajuan signifikan dalam investasi berkelanjutan dan pengembangan SDM. Seluruh aset portofolio investasi tradisional telah menggunakan ESG Rating Scorecard internal, dan semua analis riset serta manajer portofolio menyelesaikan sertifikasi dari CFA Institute.
Di bidang SDM, 55% karyawan AIA adalah perempuan dan seluruh karyawan telah mengikuti pelatihan dasar ESG 101. Dari sisi tata kelola, AIA mencatatkan 93% Indeks Kepuasan Nasabah dan Nilai NPS sebesar 55, sekaligus memperkuat kebijakan antikorupsi dan pengelolaan risiko iklim dalam kerangka manajemen risikonya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
