Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Maret 2025 | 21.02 WIB

Inatex-Indo Intertex 2025 Hadirkan Teknologi dan Tren untuk Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Dari kiri, Direktur Utama Peraga Expo Paul Kingsen, Sekjen Apsyfi Farhan Aqil Syauqi, dan lenny Agustin dan Indonesia Fashion Chamber. (Istimewa) - Image

Dari kiri, Direktur Utama Peraga Expo Paul Kingsen, Sekjen Apsyfi Farhan Aqil Syauqi, dan lenny Agustin dan Indonesia Fashion Chamber. (Istimewa)

JawaPos.com-Inatex–Indo Intertex 2025 kembali dengan edisi ke-21. Diselenggarakan bersama Asosiasi Pertekstilan Indonesia, pameran ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat daya saing dan mendorong pertumbuhan industri tekstil dan garmen secara nasional.

Berlangsung selama 3 hari, 15–17 April 2025,Inatex-Indo Intertex 2025 menghadirkan lebih dari 500 perusahaan dari 12 Negara yang akan menghadirkan kesempatan eksklusif bagi para pelaku industri untuk menjelajahi perkembangan teknologi terbaru, tren global, serta solusi inovatif dalam berkelanjutan, digitalisasi dan efisiensi energi dalam Industri tekstil dan garmen dengan luasan area lebih dari 24.000 meter persegi.

Pemerintah memproyeksikan industri tekstil dan garmen menjadi salah satu dari 3 industri utama yang akan mendorong sektor ekonomi kreatif berkembang pesat pada 2025. Revolusi fashion dengan penekanan pada material ramah lingkungan dan berkelanjutan akan menjadi sub kategori paling diminati.

Merujuk dari hal tersebut Pasar global sustainable fabric diperkirakan akan terus berkembang pesat, terutama di industri pakaian, furnitur, dan medis. Nilainya diproyeksikan mencapai USD 72,7 miliar pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 10,6 persen dari 2024 hingga 2030.

“Pada 2023, nilai pasar sustainable fabric tercatat sebesar USD 29,1 miliar dan diproyeksikan terus meningkat, dari USD 32,74 miliar pada 2024 menjadi USD 74,8 miliar pada 2032, dengan CAGR 12,5 persen selama periode 2024–2032.”Jelas, Jemmy Kartiwa Sastraatmadja, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia.

Inatex-Indo Intertex 2025 memainkan peran penting bagi para pelaku industri tekstil di Indonesia karena menjadi satu-satunya wadah yang kredibel untuk merintis, memperluas hingga memimpin transformasi sektor tekstil dan garmen lokal dengan menghadirkan beragam produk ramah lingkungan dan berkelanjutan. ’’Di antaranya organic & natural fibers, recycled textile, plant based & biofabricated materials, low – impact & waterless dyeing, smart & sustainable textiles, DTG printer, dan masih banyak lagi.” Ujar, Paul Kingsen, Direktur Utama Peraga Expo.

Peraga Expo sendiri menargetkan sebanyak 16.000 pengunjung dari kalangan professonal maupun pelajar yang akan hadir memadati area pameran Inatex– Indo Intertex 2025. Para pengunjung dapat mengakses area pameran secara gratis dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui link http://indonintertex.com/visitor-registration/.

Penting bagi pelaku bisnis industri TPT untuk hadir di acara ini dan bertemu langsung dengan berbagai nama besar di industri tekstil dan garmen diantaranya Asia Pasific Rayon, Danliris, Duniatex, Baju Kertas & Co, Nirwana Textile, Rudolf Chemical Indonesia, Dymatic Chemical Indonesia, dll, guna meningkatkan wawasan mengenai tren, inovasi dan teknologi terbaru hingga memperluas jaringan bisnis melalui B2B match making. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore