
Di era digital transaksi ekonomi lebih banyak dilakukan secara online. (Pixabay.com)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memperkirakan nilai ekonomi digital pada 2021 mendatang dapat mencapai Rp 337 triliun. Atau mengalami pertumbuhan sebesar 33 persen dari hasil riset Bank Indonesia (BI), yang menyebutkan nilai ekonomi digital tahun ini sebesar Rp 253 triliun.
Menteri Kominfo, Jhonny G Plate mengungkapkan, peningkatan pertumbuhan tersebut didorong oleh komitmen pemerintah dalam meningkatkan transformasi digital disektor infrastruktur. "Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan akselerasi transformasi digital, di antaranya melalui peningkatan infrastruktur digital," ujarnya dalam keteranganya, Kamis (24/12).
Johnny menjabarkan, saat ini upaya mengakselerasi transformasi digital akan lebih terkonsentrasi pada pengembangan sarana dan prasarana telekomunikasi dan internet hingga pelosok daerah. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus mendorong pengembangan ekonomi digital yang pada 2021.
Jhonny menilai, penyelenggaraan acara Top Digital Awards 2020 merupakan bentuk dukungan dari ekosistem digital terhadap agenda pemerintah yang berupaya melakukan percepatan sejumlah program digitalisasi di era 4.0. Apalagi, sejauh ini tren digitalisasi dan penggunaan internet meningkat pesat di masyarakat, sebagai solusi untuk menunjang berbagai aktivitas di tengah kondisi pandemi Covid-19.
Memasuki era New Normal, kata Jhonny, pemerintah juga mendorong akselarasi transformasi digital di perusahaan dan institusi. Berdasarkan hasil riset yang melibatkan 800 perusahaan dan institusi, beberapa perusahaan yang dinilai berhasil dalam inovasi dan menerapkan teknologi digital antara lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Ada sejumlah temuan penting dalam riset tersebut, perusahaan dan institusi mulai memperhatikan secara serius sisi IT security, lantaran ada tren peningkatan serangan siber di tengah kondisi pandemi. Pada sisi data center, peserta masih fokus pada pengembangan aplikasi dan hanya menyediakan server room atau belum semuanya didukung data center.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=t-FrDTDHawg

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
