
Sistem budidaya ramah lingkungan saat ini sudah berkembang luas di sentra-sentra produksi buah dan sayuran di Indonesia. (Kementan for JawaPos.com)
JawaPos.com - Perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia (EWINDO) menggelar webinar bertajuk Peluang Petani Millenial di Era Digital untuk mendorong generasi milenial terjun di bisnis pertanian. Managing Director EWINDO Glenn Pardede mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah strategi agar generasi muda tertarik menekuni bisnis pertanian.
“Tahun ini, kami menargetkan membina sekitar 500 petani milenial yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Selain pendampingan, juga transfer teknologi dan akses terhadap benih sayuran yang berkualitas tinggi," ujar Glenn dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com.
Glenn menambahkan, melalui aplikasi pertanian SIPINDO, para petani milenial juga bisa mengelola bisnis pertaniannya dengan lebih baik dan semakin menguntungkan. Diharapkan, hal ini akan menular ke generasi muda lainnya.
"Target ini juga bagian dari dukungan terhadap program 5.000 petani milenial yang dicanangkan oleh Pemprov Jabar," katanya.
Ia memaparkan, menurut data Kementerian Pertanian, petani muda Indonesia berusia 20-39 tahun hanya 2,7 juta orang saja, atau hanya sekitar 8% dari total petani kita yang 33,4 juta orang. Kurangnya peminat anak-anak muda di bidang pertanian membuat sektor pertanian mengalami krisis regenerasi.
Padahal, berdasarkan hasil penelitian The Economist Inteligence Unit (EIU), sektor pertanian terbukti terkena dampak paling kecil dibandingkan sektor lain. Hal ini terjadi karena dampak dari pembatasan sosial relatif minimal pada sektor pertanian, walaupun masih ada risiko dari disrupsi rantai penawaran dan merosotnya permintaan.
Akibat pandemi, EIU merevisi pertumbuhan sektor manufaktur sebesar 3.0% menjadi -1.5% (terkoreksi -4.5%), sektor jasa sebesar 7.2% menjadi 2.4% (terkoreksi -4.8%), dan pertumbuhan sektor pertanian hanya direvisi dari 4.1% menjadi 3.2% (-0.9%).
Selain itu, sejarah krisis moneter di Indonesia pada 1997-1998 menyisakan catatan relatif bertahannya sektor pertanian dan bahkan menampung kembali tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan di perkotaan. Menurut data BPS penjualan benih dan pot mengalami peningkatan masif sebesar 1000% dari 100 ribu unit di masa sebelum pandemi menjadi 1,1 juta unit selama pandemi.
"Tampaknya, peran sektor pertanian sebagai sektor penyangga di masa krisis terulang kembali pada resesi dunia dan pandemi Covid-19 yang masih kita alami hingga saat ini," tutupnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
