
Tangkapan layar - Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Penyerahan Insentif Fiskal Kategori Kinerja Pengendalian Inflasi di Daerah Periode I 2023, Jakarta (31/7/2023). (ANTARA/M. Baqir Idrus A)
JawaPos.Com-Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah menggunakan semua instrumen kebijakan untuk menjaga laju inflasi agar dapat terkendali dengan baik, dikutip dari Antara (31/7).
“(Hal itu dikarenakan) kita tahu pengaruh dan dampak dari berbagai faktor yang sering tidak selalu kita kontrol,” ucap dia dalam acara Penyerahan Insentif Fiskal Kategori Kinerja Pengendalian Inflasi di Daerah Periode I 2023, dikutip dari Antara, Senin (31/7).
Pihaknya disebut menggunakan hampir semua sisi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk menjaga rakyat dan perekonomian dari gempuran inflasi.
Misalnya, pemerintah menggunakan anggaran subsidi dan kompensasi untuk listrik, bahkan di tingkat 1200 Volt Ampere (VA) dan 3000 VA. “Di bawah itu semuanya (1200 VA dan 3000 VA) adalah mendapatkan subsidi sangat besar, sehingga kita mengeluarkan lebih dari Rp57 triliun untuk subsidi listrik,” katanya.
Kendati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sempat mengalami kenaikan, lanjut dia, pemerintah tidak pernah menaikkan harga listrik. “Kenaikan harga BBM juga masih jauh di bawah harga market,” ujar Sri Mulyani.
Selain itu, pihaknya menganggarkan ketahanan pangan untuk meningkatkan sisi suplai, lalu memberikan pula anggaran pembangunan infrastruktur sebagaimana yang diminta Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait anggaran untuk perbaikan jalan raya, pelabuhan, dan berbagai infrastruktur guna memperbaiki biaya logistik.
“Ini semuanya adalah dukungan APBN untuk pengendalian inflasi, baik itu masalah suplainya, masalah harganya, maupun dari masalah distribusi, namun juga belanja kementerian dan lembaga seperti Menteri Pertanian, untuk sarana-prasarana dan juga bibit serta berbagai belanja, ungkap Menkeu.
Pemanfaatan APBN digunakan juga untuk cadangan pangan dan stabilisasi harga pangan hingga perbaikan infrastruktur antar wilayah sehingga meminimalisir perbedaan ekstrim harga antar wilayah. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
