
Photo
JawaPos.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berasama Rumah SandiUno Indonesia (RSI) mendatangi Kampung Padaengan, Cakung, Jakarta Timur. Dalam kesempatan itu, Sandiaga memberikan bantuan peralatan usaha ke sembilan pelaku UMKM.
"Kepada para UMKM, mengucapkan terima kasih atas perjuangannya. Dan ini ada bantuan alat-alat produksi," tutur Sandiaga di lokasi, dikutip Jumat (25/3).
Adapun bantuan alat produksi yang diberikan berupa kompor, penggorengan, dan spatula. Kemudian magicom, blender, hingga etalase.
Sandiaga berharap, bantuan ini bisa menigkatkan jumlah produksi para UMKM. Sehingga, penghasilan yang didapatkan turut bertambah.
"Mudah-mudahan produksinya lebih baik dengan bantuannya. Penghasilannya lebih menjamin," ujar Sandiaga.
Sementara itu, Wati, 49, salah satu pelaku UMKM penerima bantuan berterima kasih kepada Sandiaga. Pasalnya, Wati mengaku pendapatannya menurun selama pandemi dan peralatan yang dipakai juga seadanya.
"Tidak ada yang beli, terus peralatan juga seadanya. Pendapatan semakin menurun. Semoga dengan bantuan ini usaha saya kembali pulih kembali," tuturnya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
