Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Februari 2021 | 22.11 WIB

Potensi Bata Ringan Masih Tinggi Produsen Gencar Ekspansi

Ilustrasi produksi bata ringan PT Superior Prima Sukses di Sragen Jawa Tengah - Image

Ilustrasi produksi bata ringan PT Superior Prima Sukses di Sragen Jawa Tengah

JawaPos.com - Beberapa sektor industri rupanya bisa bertahan dari krisis ekonomi pasca pandemi. Salah satunya, pelaku industri bata ringan. Mereka justru sibuk membuka pabrik baru untuk menyergap potensi di wilayah yang belum terjamah. Commercial Director PT Superior Prima Sukses Henrianto mengatakan, pangsa pasar bata ringan untuk konstruksi hunian dan bangunan masih kecil. Produk tersebut hanya menyerap 15-20 persen  dari total penjualan total batu bata. ’’Sisanya memang masih diserap oleh bata merah,’’ ungkapnya.

Namun, hal tersebut dipandang pihaknya sebagai kesempatan besar. Menurutnya, bata ringan punya keunggulan dari sisi waktu pengerjaan. Sehingga, tukang bangunan serta pengembang perumahan masal sudah pasti memilih bata ringan.

Dia menjelaskan tukang bisa menggarap 16 meter persegi (m2) tembok dalam sehari jika menggunakan bata putih. Sedangkan, penggarapan bangunan menggunakan bata merah hanya bisa sampai 6 m2. ’’Memang, pengembang-pengembang yang tak perlu menggarap banyak rumah biasanya masih memilih bata merah. Tapi, kalau yang harus membangun 30 rumah dalam sebulan, sudah pasti mereka pilih bata ringan,’’ paparnya.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jatim Seosilo Efendy membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penetrasi bata ringan di kalangan pengembang Jatim masih dangkal. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya, masih kurangnya tenaga kerja yang punya kompetensi membangun rumah dengan bata ringan.

’’Ada beberapa anggapan di pengembang yang membuat mereka bertahan menggunakan bata merah. Salah satunya, anggapan bahwa tembok bata ringan kurang kedap suara,’’ jelasnya.

Meski begitu, produsen bata ringan masih optimistis industrinya bakal meroket. Pasalnya, produksi bata ringan tak terpengaruh cuaca dan stabil. Henri, memperkirakan kontribusi bata ringan bakal meningkat hingga 40 persen dalam total penjualan batu bata dalam tiga tahun ke depan.

Photo

Ilustrasi pembuatan bata ringan di pabrik milik PT Superior Prima Sukses di Sragen Jawa Tengah. (Istimewa)

Karena itu, mereka tak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Mereka mulai membangun pabrik di Jawa Tengah Bagian Selatan. Sebab, belum ada pabrik bata ringan yang berada di dekat wilayah Solo atau Jogjakarta. ’’Kompetisi (bata ringan, Red) di Semarang dan Jawa Tengah bagian utara sudah jenuh. Tapi, wilayah pantai selatan belum terjamah,’’ jelasnya.

Production Director PT Superior Prima Sukses Hendra Widodo mengatakan, pihaknya sudah memulai percobaan di fasilitas pertama pabrik di Sragen Jawa Tengah. Fasilitas pertama itu punya kapasitas maksimum 900 ribu meter kubik (m3) bata ringan. ’’Kami perkirakan Juni besok sudah mencapai kapasitas maksimum. Tahun ini, kami berharap bisa memproduksi 600 ribu m3 bata ringan tahun ini,’’ ujarnya.

November nanti, fasilitas produksi kedua ditargetkan rampung. Sehingga, produsen bata ringan merek Blesscon itu diharapkan bisa mencetak 1,6 juta m3 bata ringan untuk pasar Jawa tengah serta perbatasan Jawa Timur.

Hendra mengatakan, penyerapan bata ringan di Jawa Tengah justru lebih baik daripada Jawa Timur. Hal itu dikarenakan banyak tukang bangunan Jateng yang punya pengalaman kerja di proyek-proyek besar. Sehingga, mereka punya ilmu untuk membangun ruang dengan bata ringan.

‘’Saat ini, market share kami 25-30 persen di Jatim dan 12-15 persen di Solo-Jogja. Tapi, kalau produksi sudah maksimal, bisa jadi market share di Solo-Jogja naik sampai 70 persen,’’ papar Henrianto.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/A8tnWZlshV8

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore