
Ilustrasi pengemudi ojek online tengah melihat order yang masuk dari pelanggan.
JawaPos.com - Kinerja jasa pengiriman dan logistik di Indonesia masih akan tumbuh terus tahun ini. Pelaku usaha ekspedisi berharap banyak pada momen-momen khusus. Misalnya, Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Ardito Soepomo mengatakan, tren jasa pengiriman terus meningkat tiap tahun. Sebab, publik semakin terbiasa dengan belanja dan transaksi daring.
"Pergeseran itu didongkrak oleh pandemi yang membuat kegiatan sosial semakin terbatas," ungkapnya Jumat (19/2).
Tahun ini, menurut dia, para penyedia layanan antar barang bakal menggenjot kinerja pada semester pertama. Itu disebabkan Ramadan dan Lebaran juga jatuh sebelum pertengahan tahun. Selama pandemi, momen hari besar memicu lonjakan arus pengiriman barang.
Tahun lalu, peningkatannya bahkan mencapai 70 persen. Salah satunya, libur Imlek pekan lalu. "Lebaran ini, kami memperkirakan kenaikan bisa mencapai 100 persen," ungkap Ardito.
Menurut dia, tren tersebut akan tetap bertahan, bahkan setelah pandemi usai. Karena itu, banyak perusahaan ekspedisi yang memperluas layanan sampai ke pelosok. Yang dipersiapkan lebih dulu adalah infrastruktur.
Di sisi lain, pelaku usaha yang biasa mengandalkan lokasi strategis kini dihadapkan pada tantangan lebih besar. Koordinator Wilayah Timur 1 Aprindo Jawa Timur (Jatim) April Wahyu Widarti mengaku tidak lagi mengandalkan hari besar untuk mengdongkrak penjualan.
"Imlek kemarin kami naik sekitar 15 persen. Namun, kalau dibandingkan dengan momen Imlek tahun lalu, jatuhnya lumayan signifikan," ujarnya.
Pembatasan mobilitas oleh pemerintah, menurut April, menjadi rem bagi konsumen yang biasanya melakukan impulse buying pada momen khusus. "Ukuran keranjang belanja menurun. Masyarakat lebih fokus pada kebutuhan dasar," ungkapnya.
https://youtu.be/shW5UKckxPc
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022