
ILUSTRASI: Gerai Koperasi Merah Putih di Hambalang, Citeureup Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kehadiran Koperasi Merah Putih dan ritel modern bisa saling melengkapi. (Hendi Novian/Radar Bogor)
JawaPos.com – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman bagi bisnis ritel modern di daerah. Sebaliknya, keduanya dinilai bisa saling melengkapi dan memperkuat rantai distribusi nasional.
Hal tersebut diungkapkan Founder & Chairman Affiliation Global Retail Association (AGRA) Roy Nicolas Mandey. Roy mengatakan, pemerintah perlu mengambil peran untuk mendorong kolaborasi antara ritel modern dan KDKMP agar tercipta ekosistem perdagangan yang saling menguntungkan.
"Nah, sebenarnya kami melihat justru pemerintah sebagai dirigen dari satu orkestra ekonomi, orkestra perdagangan, itu tentunya berharap, kita berharap untuk justru menjadikan peran ritel itu menjadi supporting dari KDKMP," ujar Roy kepada JawaPos.com, Senin (1/6).
Baca Juga:Nggak Selalu Tanda-tanda Bangkrut, Penutupan Gerai Ritel Bisa jadi Karena Beberapa Faktor ini
Menurut dia, jaringan ritel memiliki keunggulan dari sisi rantai pasok yang sudah terbangun kuat selama bertahun-tahun. Hubungan dengan para principal maupun produsen juga telah terjalin sehingga bisa menjadi modal untuk mendukung pengembangan koperasi desa.
Selain itu, Roy menilai KDKMP dapat berperan memfasilitasi produk-produk lokal dari daerah agar bisa masuk ke jaringan ritel modern yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Dan ritel akan menjualkannya saat dikurasi dan itu baik, sesuai perizinan berlaku, maka bisa dipasarkan di seluruh Indonesia kan," katanya.
Ia menegaskan, yang perlu dikedepankan adalah semangat sinergi, bukan persaingan. Karena itu, pemerintah, khususnya pemerintah daerah, perlu memastikan masing-masing pihak dapat menjalankan perannya secara saling melengkapi.
Roy menilai tak tepat ada anggapan bahwa kehadiran ritel akan menghambat perkembangan koperasi desa merah putih. Menurutnya, tugas pemerintah daerah adalah menyelaraskan keberadaan kedua entitas tersebut di wilayahnya.
"Jadi bukan perbedaannya atau bukan seperti yang diisukan bahwa wah nanti KDKMP nggak bisa berkembang atau juga koperasi desa ini nggak bisa berkembang karena ritel juga ada di mana-mana. Nah, itu justru tugas pemerintah daerah bagaimana mensinkronkan itu," ujarnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
