
Menteri Keuangan Sri Mulyani - (Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengusulkan anggaran sebesar Rp 43,30 triliun untuk 2021. Jumlah tersebut naik sebesar Rp 938 miliar dari yang sebelumnya disepakati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR sebesar Rp 42,36 triliun pada Juni. Namun, pagu yang diusulkan ini lebih kecil dibandingkan anggaran 2020 yang mencapai Rp 44,39 triliun.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut penurunan anggaran tersebut karena adanya penyesuaian serta pelaksanaan transformasi penyusunan anggaran di instansi yang dipimpinnya. "Kami mulai reformasi penganggaran di Kementerian Keuangan," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI di ruang rapat KK1 DPR, Jakarta, Senin (7/9).
Sri Mulyani menjelaskan, pengalokasian anggaran setiap program akan dikolaborasikan antar-unit eselon I atau tidak lagi di masing-masing eselon I. "Upaya kolaborasi antar-unit lebih erat, ini tidak mengurangi masing-masing unit eselon," ucapnya.
Sri Mulyani menjabarkan, terdapat lima program inti yang akan dilaksanakan Kemenkeu pada tahun depan. Di antaranya program kebijakan fiskal, pengelolaan penerimaan, pengelolaan belanja, pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara dan risiko, serta dukungan manajemen.
"Misalnya di pajak ada core tax dan itu kami tetap jaga. Penerimaan itu kami minta kolaborasi pajak, bea cukai, dan PNBP haru satu," imbuhnya.
Adapun rincian anggaran untuk lima prioritas tersebut antara lain, untuk program kebijakan fiskal sebesar Rp 65,69 miliar, untuk pengelolaan penerimaan sebesar Rp 2,23 triliun, untuk pengelolaan belanja sebesar Rp 33,75 miliar, untuk pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara dan risiko sebesar Rp 233,74 miliar, dan dukungan manajemen sebesar Rp 40,74 triliun.
https://www.youtube.com/watch?v=8UgOPFdzR0A

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
