
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta duku
JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke PT Pindad (Persero), pada Rabu (6/11). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memberikan pesan khusus kepada PT Dahana (Persero).
Direktur Utama Dahana, Budi Antono menuturkan, Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta Dahana untuk terus mengembangkan bahan peledak pertahanan, terutama roket dan rudal.
"Pada sektor pertahanan, Dahana terus menggenjot pendapatan dari sektor ini dengan memproduksi Bom P-100L untuk pesawat tempur jenis Sukhoi," tutur Budi melalui keterangan tertulis, Selasa (12/11).
Budi menyampaikan, keberadaan fasilitas Energetic Material Center (EMC) di Subang, Jawa Barat memberikan kepercayaan diri bagi perseroan untuk terus mengembangkan inovasi. Di samping itu, pembangunan industri propelan dan pabrik amonium nitrat juga menunjukkan dukungan pemerintah untuk kemandirian industri bahan peledak khususnya, dan kemandirian industri pertahanan pada umumnya.
Selain di sektor pertahanan, Dahana juga terus mengembangkan inovasi dan layanan di sektor migas, sektor pertambangan umum, serta sektor kuari dan infrasturktur. Sebagai informasi, ada sejumlah proyek strategis yang tengah dikembangkan Dahana, antara lain pembangunan pabrik amonium nitrat, pembangunan pabrik spherical powder propelan, serta pembangunan pabrik elemented detonator.
Pabrik propelan dan pabrik detonator rencananya dibangun di kawasan EMC, Subang, Jawa Barat dengan nilai investasi masing-masing Rp 2,3 triliun dan Rp 147,9 miliar. Kontraktor pabrik propelan saat ini belum ditentukan, tetapi akan ditunjuk oleh Kementerian Pertahanan. Pabrik ini dijadwalkan dibangun 2020-2023.
Sementara itu, kontraktor pabrik detonator masih dalam proses pemilihan. Pabrik ini dijadwalkan mulai dibangun tahun ini, dan akan selesai pada 2022.
Adapun pabrik amonium nitrat rencananya dibangun di wilayah Kaltim Industrial Estate (KIE) Bontang, Kalimantan Timur. Ini merupakan proyek kerja sama dengan PT Pupuk Kaltim yang diperkirakan menelan dana hingga Rp 1,1 triliun. Kontraktor EPC untuk pabrik ini yaitu Konsorsium WIKA-Sedin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
