
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah (kedua kiri) dan Bambang Soesatyo (kiri) menerima tanggapan pemerintah dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat Rapat Paripurna ke-10 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di Kom
JawaPos.com - Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 disahkan menjadi Undang-undang melalui sidang paripurna DPR RI. Secara total, belanja negara yang telah ditetapkan ialah sebesar Rp 2.540,4 triliun atau meningkat sebesar 8,5 persen dibandingkan 2019.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk mencapai prioritas pembangunan nasional. Fokusnya yakni untuk memperkuat daya saing perekonomian dan industri melalui inovasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Kebijakan APBN tidak berdiri sendiri, namun bersama kebijakan ekonomi lainnya seperti kebijakan moneter, kebijakan industri, perdagangan, dan investasi dan kebijakan sektor riil lainnya, berjalan seiring dan konsisten untuk mencapai tujuan bersama," kata Sri Mulyani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (24/9).
Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mengatakan APBN 2020 sebagai kebijakan fiskal memiliki peran sangat penting. Ani menyampaikan, pemerintah akan fokus setidaknya pada lima hal.
Pertama, peningkatan SDM dan perlindungan sosial dalam rangka memperkuat modal dasar manusia yang sangat penting dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan teknologi digital. Penguatan itu dilakukan melalui beberapa program yang telah ditetapkan pemerintah.
"Dengan penguatan bantuan pendidikan dan pelatihan melalui perluasan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta Kartu Pra Kerja dengna didukung pemenuhan kebutuhan pangan melalui kartu sembako," terangnya.
Kedua, pengembangan infrastruktur untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka menengah dan panjang, serta penyerapan tenaga kerja dan pengurangan pengangguran. Ketiga, pemberian insentif perpajakan dalam rangka mendukung peningkatan SDM dan daya saing untuk kegiatan vokasi dan litbang, serta industri padat karya.
Keempat, penguatan transfer ke daerah dan dana desa untuk pemetaan pembanguan hingga ke seluruh wilayah nusantara, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja. Kelima, penguatan dana abadi di bidang pendidikan untuk meningkatkan SDM.
"Juga kemajuan kebudayaan nasional, pengembangan riset nasional, serta peningkatan kualitas perguruan tinggi nasional untuk menuju world class university," pungkasnya.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Diunggulkan Kalahkan Cristiano Ronaldo Cs
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Susunan Pemain Meksiko vs Inggris: Altitude Jadi Senjata El Tri, Saka dan Gordon Bantu Harry Kane
