
Menteri Keuangan Sri Mulyani - (Jawa Pos)
JawaPos.com - Indonesia masih berada pada jalur menjadi negara maju pada 2045. Ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19 tidak membuat harapan itu padam. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis visi tersebut akan tercapai.
Ani, sapaan Sri Mulyani, menyatakan bahwa upaya untuk mewujudkan negara maju tidaklah mudah. Tantangan terbesar yang akan dihadapi adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebisa mungkin, pertumbuhan ekonominya tidak stagnan atau masuk middle income trap.
"Covid-19 harus ditangani. Covid-19 harus kita kelola agar tidak menjadi alasan, excuse journey, kita menuju negara yang berpendapatan tinggi," ujar Ani dalam Seminar Nasional Call for Paper tentang Transformasi Ekonomi Rabu (18/11).
Dia menyebutkan bahwa untuk menjadi negara maju, pendapatan per kapita Indonesia pada 2045 harus mencapai USD 23,199 (sekitar Rp 326.735). Indonesia disebut-sebut punya bonus demografi. Sebab, 52 persen dari total populasinya yang tercatat 309 juta jiwa adalah kalangan usia produktif.
Ani menambahkan bahwa visi untuk menjadi negara maju itu bisa dicapai dengan beberapa langkah. Di antaranya, melanjutkan pembangunan infrastruktur dalam negeri. Menurut dia, dalam lima tahun terakhir, pembangunan infrastruktur Indonesia sangat gencar. Pemerintah berusaha keras mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain.
Tantangan lain adalah menciptakan angkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Baik secara karakter maupun skill. Hal itu merujuk pada bonus demografi juga.
Indonesia, lanjut Ani, akan terus meningkatkan kemampuan untuk keluar dari kelompok middle income country. "Pengalaman negara lain, tidak selalu mudah untuk meningkatkan level dari middle income country menjadi higher income country. Banyak negara bahkan stuck di posisi middle," bebernya.
Di seluruh dunia, tidak sampai 12 negara yang betul-betul mampu bertransformasi menjadi higher income country. "Banyak yang tetap menjadi middle income country sampai beberapa dekade," tegas Ani.
Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin berpesan agar upaya menjaga perekonomian Indonesia jangan sampai jatuh ke jurang krisis yang lebih dalam. Dia menegaskan bahwa krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 sangat berbeda dengan krisis ekonomi yang lain.
Dalam krisis-krisis sebelumnya, dampak pada sektor riil terjadi secara tidak langsung. Atau, muncul akibat faktor likuiditas dari sektor keuangan. "Tetapi, dalam krisis ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19 ini, justru sektor riil terdampak lebih dahulu," kata Ma’ruf dalam Kongres VIII Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI), Rabu.
KLASIFIKASI NEGARA BERDASAR GROSS NATIONAL INCOME (GNI)
Low Income: (USD 1.035)
Lower Middle Income: (USD 1.036–USD 4.045)
Upper Middle Income: (USD 4.046–USD 12.535)
High Income: (di atas USD 12.535)
Catatan:
GNI menghitung seluruh pendapatan WNI, termasuk yang bekerja di luar negeri. Namun, tidak menghitung pendapatan WNA yang bekerja di sini.
PDB menghitung seluruh pendapatan penduduk, perusahaan, dan pemerintah selama periode tertentu, termasuk di dalamnya pendapatan WNA.
Sumber: Bank Dunia, Faisal Basri, dan diolah dari berbagai sumber
https://www.youtube.com/watch?v=uGE9hQc60uI
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022