Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juni 2022 | 03.57 WIB

Staf Ahil Kemenkeu: Lulusan Kampus Lebih Pilih Startup Dibanding PNS

TAMBAHAN PENDAPATAN: ASN di Pemkot Surabaya akan menerima gaji ke-13 secara bertahap. (Dite Surendra/Jawa Pos) - Image

TAMBAHAN PENDAPATAN: ASN di Pemkot Surabaya akan menerima gaji ke-13 secara bertahap. (Dite Surendra/Jawa Pos)

JawaPos.com – Minat anak muda, khususnya yang baru lulus untuk menjadi PNS mengalami penurunan. Sebagai gantinya, mereka lebih memilih untuk menjadi entrepreneur serta menciptakan startup atau usaha rintisan.

Informasi tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Kementerian Keuangan Wempi Saputra, dalam konferensi internasional Boosting Indonesia’s Role in G20 Presidency 2022 di Jakarta (15/6). Konferensi internasional itu digelar oleh Universitas Indonesia (UI) yang menjadi mitra pemerintah dalam Presidensi G20 tahun ini.

"Anak muda setelah lulus kuliah tidak mau jadi PNS. Mending jadi (pembuat) startup. Gaji PNS kecil," kata Wempi.

Dia menegaskan Indonesia saat ini masih membutuhkan banyak SDM di bidang infrastruktur teknologi. Termasuk dalam pembuatan aplikasi atau startup untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wempi mengatakan, untuk bidang digital, pemainnya di Indonesia belum terlalu banyak. Padahal ada peluang besar untuk pelaku UMKM mendapatkan akses pendanaan, dengan pemanfaatan teknologi digital. Dia mencontohkan ada startup aplikasi yang membantu mengawasi pemberian makan pada ternak lele.

Startup tersebut sudah mendapatkan pendanaan dari berbagai pemodal dari India dan Singapura. Aplikasi tersebut dinilai potensial, karena digunakan oleh 30 ribu orang peternak ikan lele dan udang. Dia mengatakan Indonesia saat ini membutuhkan seribu technopark untuk inkubasi startup-startup potensial di Indonesia.

Dia mencontohkan persaingan Shopee dan Tokopedia. Tokopedia saat ini unggul untuk konsumen di perkotaan. Sedangkan Shopee unggul dengan jangkauan yang luas sampai ke daerah-daerah. Kedua aplikasi besar tersebut memiliki technopark di sejumlah daerah di Indonesia. Sehingga bisa membuat kedua aplikasi serta ekosistem yang ada di dalamnya terus berkembang.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore