
Mobil sport utility vehicle (SUV) ini diusung dengan mesin berkapsitas 1.000 cc-1.200 cc. Dibekali transmisi CVT, mobil dengan 3 silinder ini menghasilkan tenaga 98 hp pada putaran mesin 6.000 rpm dengan torsi maksimum 140 NM pada 4.000 rpm. Daihatsu Rock
JawaPos.com – Pemerintah memperpanjang pemberian insentif untuk pajak pembelian mobil baru. Jadwal semula, diskon pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 100 persen itu berakhir Mei 2021. Kini, fasilitas tersebut diperpanjang hingga Agustus 2021.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, sejak 1 Maret 2021, pemerintah menerapkan kebijakan PPnBM DTP terhadap pembelian mobil baru. Program itu dimulai untuk mobil penumpang 1.500 cc dengan kandungan lokal tertentu. Skemanya, per tiga bulan diberlakukan perubahan potongan pajak. Yakni, Maret–Mei diskon 100 persen, Juli–Agustus 50 persen, dan Oktober–Desember 25 persen.
”Seiring perkembangan implementasi kebijakan tersebut, kinerja industri otomotif dan penjualan mobil di tanah air menunjukkan tren yang positif,” ujar Agus kemarin (13/6). Saat awal pemberian diskon tersebut, sudah ada kenaikan penjualan mobil baru hingga 28,85 persen. Bahkan, pada April 2021, lonjakan penjualan mencapai 227 persen dibandingkan periode yang sama 2020 (year on year/YoY).
Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel secara akumulatif Januari–April 2021 naik 5,9 persen YoY menjadi 257.953 unit. Secara bulanan, volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 unit per bulan.
Nah, melihat respons dan efek positif tersebut, pemerintah memberikan perpanjangan fasilitas PPnBM DTP 100 persen untuk penjualan mobil 4 x 2 di bawah 1.500 cc hingga Agustus 2021. Selanjutnya, periode untuk diskon 50 persen diperpanjang hingga Desember 2021. ”Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami bahwa PPnBM DTP dapat diperpanjang. Ini bertujuan membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air, khususnya sektor industri yang selama ini konsisten berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” tambah Agus.
Perpanjangan insentif PPnBM DTP diusulkan Menperin dan disetujui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Jumat lalu (11/6).
Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto menilai bahwa program diskon 100 persen PPnBM DTP berjalan sukses. Semua pihak merasa diuntungkan, baik pelaku usaha otomotif, konsumen, maupun pemerintah. ”Pemerintah bisa menilai dan mengevaluasi apa yang terjadi dalam tiga bulan terakhir ini, yaitu Maret, April, dan Mei. Kalau kami melihatnya tepat sasaran, semua happy,” ujarnya.
Jongkie menjelaskan, bukan hanya pelaku industri otomotif yang mendapatkan keuntungan dari kenaikan penjualan mobil yang signifikan. Menurut dia, pemerintah pun berhasil meraih pendapatan PPn dan PPh dari meningkatnya penjualan mobil. Di sisi lain, konsumen mendapatkan kendaraan baru dengan harga yang lebih terjangkau.
Sementara itu, Regional Head Jawa Timur-Bali PT Astra Daihatsu Sales Operation Tunjung Pramusinto mengatakan, kebijakan pembebasan PPnBM memang sangat membantu. Bahkan, pelaku industri justru kewalahan menerima antusiasme konsumen selama masa tersebut. ’’Contohnya, produk terbaru kami. Dari 46 unit yang dikirim ke Jatim, semuanya sudah terkirim. Bahkan, unit yang seharusnya untuk test drive dan pameran pun ludes,’’ ungkapnya.
Baca juga: Diskon PPnBM Jilid 2 Harga Wuling New Confero Mulai Rp150 Juta
Hal tersebut disebabkan adaptasi pabrik otomotif di Indonesia yang tak bisa berubah cepat. Lebih tepatnya karena persediaan bahan baku terbatas. Penyedia bahan baku biasanya membutuhkan waktu setidaknya tiga bulan untuk memenuhi permintaan yang meningkat.
Karena itu, perpanjangan tersebut bakal lebih efektif untuk mendorong kinerja industri otomotif. Terutama perusahaan yang sudah melakukan investasi besar untuk memproduksi mobil di dalam negeri. ’’Untuk Jatim sendiri kami sudah menargetkan penjualan bisa mencapai 2 ribu unit dengan perkiraan keringanan PPnBM mencapai 50 persen. Kalau ternyata diperpanjang, angkanya bisa lebih tinggi,’’ jelasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
