Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juni 2021 | 17.36 WIB

Investor Tak Cemaskan Perubahan Moneter AS, Rupiah Tetap Bisa Menguat

Ilustrasi nilai tukar Rupiah terhadap USD - Image

Ilustrasi nilai tukar Rupiah terhadap USD

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini berpeluang menguat. Meskipun masih dibayangi kabar perubahan kebijakan moneter di AS. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini posisi rupiah berada di level Rp 14.240 per dolar AS.

“Rupiah berpotensi menguat ke kisaran 14.200, dengan potensi resisten di kisaran 14.280,” kata analis pasar uang Ariston Tjendra kepada JawaPos.com, Jumlat (11/6).

Ariston menuturkan, potensi penguatan mata uang Garuda hari ini karena pasar tidak mengkhawatirkan perubahan kebijakan moneter AS ke arah yang lebih ketat. “Meskipun data inflasi AS semalam menunjukkan kenaikan 5 persen year on year,” imbuhnya.

Baca Juga: Rupiah Dibayangi Moneter AS, Potensi Melemah Tipis

Selain itu, lanjutnya, para analis mengatakan meski inflasi AS akan berpotensi naik, tapi sifatnya hanya sementara. Sehingga bank sentral kemungkinan belum akan mengubah kebijakannya dalam waktu dekat.

Sementara, faktor dari dalam negeri, data penjualan ritel bulan April 2021 mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan selaras dengan survei tingkat keyakinan konsumen sebelumnya.

“Ini juga bisa memberikan dampak positif ke rupiah,” pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore