alexametrics

Investor Tak Cemaskan Perubahan Moneter AS, Rupiah Tetap Bisa Menguat

11 Juni 2021, 10:36:28 WIB

JawaPos.com – Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini berpeluang menguat. Meskipun masih dibayangi kabar perubahan kebijakan moneter di AS. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini posisi rupiah berada di level Rp 14.240 per dolar AS.

“Rupiah berpotensi menguat ke kisaran 14.200, dengan potensi resisten di kisaran 14.280,” kata analis pasar uang Ariston Tjendra kepada JawaPos.com, Jumlat (11/6).

Ariston menuturkan, potensi penguatan mata uang Garuda hari ini karena pasar tidak mengkhawatirkan perubahan kebijakan moneter AS ke arah yang lebih ketat. “Meskipun data inflasi AS semalam menunjukkan kenaikan 5 persen year on year,” imbuhnya.

Baca Juga: Rupiah Dibayangi Moneter AS, Potensi Melemah Tipis

Selain itu, lanjutnya, para analis mengatakan meski inflasi AS akan berpotensi naik, tapi sifatnya hanya sementara. Sehingga bank sentral kemungkinan belum akan mengubah kebijakannya dalam waktu dekat.

Sementara, faktor dari dalam negeri, data penjualan ritel bulan April 2021 mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan selaras dengan survei tingkat keyakinan konsumen sebelumnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads