Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 September 2021 | 03.31 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara, Kemenkeu Petakan Aset yang akan Ditinggal

Ilustrasi Gedung Kementerian Keuangan - Image

Ilustrasi Gedung Kementerian Keuangan

JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, pemerintah tetap melanjutkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Rionald Silaban mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemetaan terkait pemanfaatan aset Kementerian dan Lembaga (K/L).

Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian dan belum ada proses yang berlangsung terkait pemanfaatan aset. Hingga saat ini juga belum ada K/L yang menyerahkan asetnya.

"Jadi biasanya, menurut kita itu nanti setelah pindah, baru kemudian akan ada proses dimana pengguna barang menyerahkan kepada kami sebagai pengelola barang," ujarnya secara virtual, Jumat (10/9).

Rionald menyebut, jika seandainya pemindahan Ibu Kota Negara terealisasi, belum tentu aset yang ada saat ini tak lagi digunakan. "Jadi dugaan kamim nanti setelah kepindahan berlangsung, barulah pengguna barang akan diskusi dengan kami sebagai pengelola barang mengenai aset-aset yang mereka tinggalkan. Itu juga nggak berarti kalau terjadi pemindahan, gini, kita nggak bisa berasumsi secara pasti ketika pindahan maka pengguna nggak butuh," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Barang Milik Negara Encep Sudarwan mengatakan pemanfaatan aset akan terus dikaji terkait mekanisme, investor, dan berapa aset yang dapat diperoleh. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI untuk menyesuaikan dengan tata ruang di Jakarta.

"Ini sedang dikaji terus karena ada ribuan dan kami koordinasi dengan Pemprov DKI tentang tata ruang, karena harus sinkron kami jadiin apa nanti, tata ruang di DKI jadi apa," jelasnya.

Ia menambahkan, kendala yang terjadi saat ini yaitu adanya pandemi Covid-19. Meski begitu, dia memastikan pemetaan terkait pemanfaatan aset hingga saat ini tetap berjalan.

"Kalau duluan yang pindah, nanti ada resmilah pengumuman, apakah langsung dimanfaatkan, jadi itu satu kawasan," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore