
Ilustrasi petani. Dok. JawaPos
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada September 2022 sebesar 106,82. Angka tersebut naik 0,49 persen jika dibandingkan dengan NTP sebelumnya Agustus 2022 yakni 106,31.
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, kenaikan NTP disebabkan oleh indeks yang diterima petani mengalami peningkatan sebesar 1,62 persen menjadi 121,83. Sementara, indeks yang dibayar petani juga ikut meningkat 1,13 persen menjadi 114,05.
"Jadi, NTP kita meningkat karena peningkatan indeks harga yang diterima petani itu lebih tinggi dibandingkan indeks yang harus dibayar petani," kata Margo Yuwono dalam konferensi pers, di Gedung BPS, Jakarta, Senin (3/10).
Ia juga mengungkapkan, alasan terkait indeks yang diterima petani itu meningkat tak lain karena disumbang oleh kenaikan harga sejumlah komoditas. Meliputi, kelapa sawit, gabah, kopi, dan cabai rawit.
Sementara, lanjut dia, petani harus membayar lebih karena ada kenaikan harga di rumah tangganya imbas kenaikan bensin, beras, rokok kretek filter dan tarif angkutan bermotor dalam kota.
Selain itu, kenaikan NTP September 2022 disebabkan oleh melonjaknya indeks harga di dua subsektor pertanian, yaitu Subsektor Tanaman Pangan sebesar 1,49 persen dan Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0,62 persen.
Sementara tiga subsektor lainnya, mengalami penurunan NTP yaitu Subsektor Tanaman Hortikultura sebesar 1,86 persen, Subsektor Peternakan sebesar 0,87 persen dan Subsektor Perikanan sebesar 1,17 persen.
"Dilihat penurunan paling tajam adalah pada Subsektor Perikanan, khususnya Subsektor Perikanan Tangkap yang turun tajam, 1,84 persen. Sementara Perikanan Budidaya turunnya hanya 0,11 persen," pungkas Margo.
Sebagai catatan, NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
