
Photo
JawaPos.com - Dalam peringatan International Coffee Day pada hari kedua, dilakukan banyak kegiatan termasuk talkshow membahas market review coffee Indonesia. Guna mencapai target dan tantangan, dalam talkshow tersbeut sebagai narasumber adalah perwakilan Duta Besar yakni KBRI Moscow dan ITPC Dubai, Los Angeles, Mexico City, dan Hamburg. Para peserta juga berasal dari kalangan pengusaha dan Perwakilan pemerintah. Acara ini mendapat banyak dukungan dari berbagai kalangan termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan RI.
Talkshow yang dibagi dua tema tersebut juga membahas upaya dan target ekspor kopi Indonesia terutama kopi jenis robusta seperti halnya AS. Talkshow ini menghadirkan pembicara berasal dari berbagai kalangan termasuk perwakilan pemerintah di antaranya Ratu Silvy Gayatri (SesDirjen Kemenlu Amerika dan Eropa) dan Olvy Andrianita (Direktur Produk Ekspor Kemendag).
Menurut Ratu Silvy Gayatri, saat ini kopi Indonesia menjadi pusat perhatian negara-negara penikmat kopi di dunia. Untuk itu Indonesia harus memiliki strategi jitu untuk bisa mendapatkan pasar dunia sehingga kopi Indonesia bisa mampu terserap keluar dan bisa membuat kesejahteraan bagi para petani kopi.
Pameran kopi, teh dan kakao (COTECA) tahun 2018 digelar di Kota Hamburg. Indonesia siapkan paviliun terbesar di antara 39 paviliun negara lain yang ikut dalam pameran ini
Gelaran virtual International Coffee Day (Istimewa)
"Kita harus berbenah agar mendapatkan pasar expor," ungkap Ratu dalam paparannya dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com.
Sedangkan Olvy Andrianita mengatakan sangat mendukung kegiatan VICD dan akan membantu dalam persiapan ekspor kopi Indonesia ke negara yang menjadi konsumen kopi. Apalagi saat ini Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia.
"Kita akan bersama-sama menembus pasar kopi dunia," ujar Olvy.
Hari kedua peringatan International Coffee Day fokus pada trading, ulasan kopi dari para produsen kopi di Indonesia, dan penjelasan mengenai market kopi dunia dan peluang kopi Indonesia menembus pasar internasional.
"Pembicara yang hadir beragam mulai dari para produsen kopi di Indonesia, perwakilan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan RI, KBRI Moscow dan Finlandia hingga ITPC Dubai, Hamburg, Mexico City, dan Los Angeles," jelas Mardiana selaku moderator.
Gelaran virtual International Coffee Day dilangsungkan pada 1-4 Oktober 2020. Pada hari pertama dan kedua diperuntukkan bagi penjual kopi dan pembeli baik dari lokal maupun internasional. Termasuk pihak yang serius tertarik untuk memulai industri kopi Indonesia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=4Y21Wce5C_g&ab_channel=jawapostvofficial
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
