Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com – Polemik alumnus Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) imbas pernyataan "cukup saya WNI, anak jangan" yang viral di media sosial terus bergulir. Kali ini, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara angkat suara dan mengingatkan bahwa dana beasiswa yang diterima para awardee berasal dari uang rakyat.
Suahasil menegaskan, beasiswa LPDP bukanlah dana pribadi atau hibah tanpa tanggung jawab moral. Menurutnya, dana tersebut bersumber dari pajak yang dibayarkan masyarakat dan dikelola melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Saya ingin menggarisbawahi lagi ya yang para penerima beasiswa LPDP itu menggunakan uang rakyat Indonesia yang kita kumpulkan dari pajak. Kan diambil tuh, kita kumpulin dari pajak," tutur Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTA Edisi Februari 2026 di Jakarta, dikutip Selasa (24/2).
Dia menjelaskan, setiap tahun pemerintah mengumpulkan penerimaan pajak yang kemudian masuk ke dalam APBN. Sebagian dari dana itu disisihkan dan dikelola menjadi dana abadi pendidikan.
"Setiap tahun kita mengumpulkan pajak, masuk ke dalam APBN, lalu kemudian sebagian kita sisihkan, sehingga dia menjadi dana abadi," jelasnya.
Dari dana abadi tersebut, kata Suahasil, pemerintah mengelolanya sehingga menghasilkan imbal hasil alias return). Hasil pengelolaan itulah yang kemudian digunakan untuk membiayai program beasiswa LPDP bagi mahasiswa Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri.
"Lalu kemudian dana abadi itu ada hasil pengelolaannya, hasil pengelolaannya itu kita pakai untuk membiayai beasiswa. Jadi itu uang rakyat," imbuhnya.
Oleh karena itu, Suahasil mengingatkan agar setiap penerima beasiswa LPDP menjaga sikap dan menghormati kepercayaan publik. Menurutnya, ada tanggung jawab moral yang melekat pada setiap awardee karena dana yang digunakan berasal dari kontribusi masyarakat luas.
"Jadi hormatilah rakyat Indonesia ketika menerima beasiswa dari LPDP. Itu uang rakyat, uang kita bersama. Sehingga kalau menerima itu ya hormati," tandasnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
