Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 November 2025 | 01.36 WIB

Akselerasi Implementasi SAP Perkuat Fondasi Ekonomi Digital Indonesia

Transformasi ekonomi digital. (dotmagazine) - Image

Transformasi ekonomi digital. (dotmagazine)

JawaPos.com - Indonesia kini berada di persimpangan penting dalam perjalanan menuju ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Data International Data Center Authority (IDCA) mencatat, Indonesia menyumbang sekitar 40 persen dari total nilai ekonomi digital ASEAN, dengan potensi Gross Merchandise Value (GMV) mencapai USD 360 miliar pada 2030.

Namun di balik angka fantastis itu, muncul pertanyaan penting: apakah infrastruktur digital nasional sudah cukup siap untuk menopang pertumbuhan tersebut Sayangnya, banyak data menyebut bahwa transformasi digital di tingkat korporasi dan pemerintahan kini menjadi keniscayaan. 

Efisiensi, transparansi, dan integrasi data menjadi tiga faktor utama yang menentukan daya saing Indonesia di kancah global. Di sinilah teknologi sistem terintegrasi seperti Enterprise Resource Planning (ERP) memainkan peran kunci.

Salah satu contoh konkret datang dari Global Infotech Solution (GIS), penyedia layanan IT di Indonesia yang baru saja menyelesaikan implementasi sistem SAP (Systems, Applications, and Products in Data Processing) sebagai bagian dari strategi transformasi digital internal. 

Langkah ini menggambarkan bagaimana sektor swasta mulai memperkuat pondasi digitalnya untuk menghadapi disrupsi teknologi.

“Implementasi SAP merupakan investasi strategis dalam membangun daya saing digital yang berkelanjutan. Sistem ini memungkinkan kami meningkatkan efisiensi biaya dan profitabilitas, sekaligus memperkuat posisi GIS sebagai mitra teknologi terpercaya di Indonesia,” ujar Edric Kurniadi, CFO Global Infotech Solution melalui keterangannya.

Diklaim kalau implementasi SAP tidak sekadar pembaruan perangkat lunak, tetapi perubahan cara pandang terhadap manajemen bisnis berbasis data. Proses yang dijalankan secara kolaboratif dengan konsultan SAP bersertifikat ini mencakup migrasi data, transfer knowledge, hingga pengujian sistem dengan standar global, memastikan efisiensi dan akurasi proses bisnis.

“Langkah ini mempertegas komitmen GIS dalam membangun infrastruktur digital yang berkelanjutan dan adaptif. Dengan fondasi sistem yang kuat, kami siap mendukung pertumbuhan bisnis pelanggan secara konsisten dan efisien,” tambah Andre Wihardjo, Deputy Managing Director dan Group CTO GIS.

Transformasi serupa dinilai perlu diterapkan lebih luas, terutama di sektor publik dan industri strategis. Tanpa sistem yang terintegrasi dan berbasis data real-time, pertumbuhan ekonomi digital berisiko timpang, cepat di hulu, tetapi rapuh di hilir.

Dalam jangka panjang, langkah semacam ini diyakini berpotensi mendukung terbentuknya ekosistem digital nasional yang efisien, transparan, dan kompetitif secara global.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore