
Pertamina NRE mencatat laba bersih USD 85,13 juta di Kuartal III-2025. (Dok. Pertamina NRE)
JawaPos.com—Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) membukukan laba bersih sebesar USD 85,13 juta pada Kuartal III-2025. Bersamaan dengan itu, Pertamina NRE juga mencatat pendapat sebesar USD 325,4 juta dan EBITDA sebesar USD 215,6 juta.
Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE Rizki Vistiari menyampaikan, realisasi pendapatan lebih tinggi 2 persen dari target. Sedangkan EBITDA dan laba bersih lebih tinggi 2 persen dan 1 persen dari target.
“Di tengah situasi ekonomi dan politik yang penuh tantangan, capaian positif yang berhasil dicatatkan Pertamina NRE ini menjadi bukti kerja keras dan kerja cerdas seluruh tim. Dan tentunya tak terlepas dari dukungan pemegang saham dan para pemangku kepentingan,” kata Rizki Vistiari, Minggu (2/11).
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa pada Kuartal III-2025, Pertamina NRE secara total telah memproduksi listrik konsolidasi mencapai 6.524.753 Megawatt hour (MWh). Itu lebih tinggi 19,2 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Kuartal III-2025.
Adapun peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh kinerja optimal afiliasi Pertamina NRE, PT Jawa Satu Power (JSP), yang membukukan produksi sebesar 2.690.693 MWh, atau 48 persen di atas target.
"Produksi listrik dari (PGE) juga memberikan kontribusi besar dengan produksi 3.745.357 MWh atau melampaui 5 persen dari target," lanjut Rizki.
Sementara itu, Pertamina Power Indonesia (PPI) mencatat produksi 88.703 MWh, mendekati target 90.166 MWh. Kapasitas terpasang Pertamina NRE secara kumulatif mencapai 3.083 Megawatt (MW), meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan ini dikontribusikan dari afiliasi Pertamina NRE, CREC, yang berhasil commercial operation date PLTS baseload berkapasitas 197 MW dan battery energy storage system (BESS) berkapasitas 320 MWh pada September. Sehingga total kapasitas terpasang dari CREC hingga Kuartal III-2025 mencapai 526 MW. Di antaranya berkat tambahan dari proyek-proyek baru, termasuk CREC (Palawan’s Project) dengan kapasitas 526 MW.
Dari aspek operasional lainnya, pada Kuartal III-2025, Equivalent Availability Factor (EAF) pembangkit Listrik Pertamina NRE mencapai 98,28 persen. Angka tersebut meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Hal ini menunjukkan tingkat keandalan pembangkit listrik yang baik. Sedangkan EFOR (equivalent forced outage rate) nihil hingga triwulan III, yang artinya tidak ada kejadian pembangkit Listrik berhenti beroperasi secara tak terencana," ucap Rizki.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
