Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Oktober 2025 | 17.49 WIB

Hati-Hati! 5 Kesalahan Umum saat Beli Asuransi Bisa Hancurkan Rencana Keuanganmu

Ilustrasi asuransi (Freepik) - Image

Ilustrasi asuransi (Freepik)

JawaPos.com - Memilih dan membeli asuransi sering kali dianggap sebagai langkah aman dalam perencanaan keuangan. namun ternyata banyak yang mengabaikan faktor penting hingga manfaat perlindungan jadi tak optimal. Sebagaimana diungkap oleh Chubb, kesalahan seperti menjadikan asuransi sebagai investasi utama atau tidak jujur tentang kondisi kesehatan bisa menggagalkan klaim di masa depan.

Di samping itu, menurut artikel dari OCBC, kesalahan umum saat memilih perusahaan asuransi dapat dimulai dari mengabaikan reputasi hingga memilih premi termurah tanpa melihat manfaat. Kesalahan ini masih banyak terjadi di kalangan nasabah. Karena itu penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang sebaiknya dihindari sebelum menandatangani polis asuransi.

Berikut 5 poin kesalahan umum yang harus Anda tahu agar tidak menjadi korban dari keputusan impulsif dan meminimalkan risiko finansial yang tidak diinginkan:

1. Menjadikan Asuransi sebagai Alat Investasi Utama

Salah satu kesalahan paling umum adalah membeli asuransi dengan niat utama untuk investasi, bukan untuk proteksi. Fungsi utama asuransi adalah melindungi Anda dari risiko finansial, sementara komponen investasi seharusnya menjadi bonus saja.

Ketika nilai investasi pada polis turun, banyak pemegang polis yang buru-buru menutup atau meninggalkan polisnya, padahal proteksi belum sepenuhnya didapat. Ini bisa berbahaya karena Anda bisa kehilangan perlindungan ketika benar-benar diperlukan.

2. Tidak Jujur tentang Kondisi Kesehatan atau Informasi Pribadi

Kejujuran menjadi elemen krusial dalam pengajuan polis. Jika nasabah tidak mengungkapkan kondisi kesehatan secara benar, misalnya riwayat penyakit atau kebiasaan yang berisiko, klaim bisa ditolak di kemudian hari.

Oleh karena itu, selalu baca dan isi formulir dengan teliti, jangan tergoda “dijalankan cepat” tanpa memahami risiko. Ini langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan proteksi benar-benar bekerja.

3. Mengabaikan Reputasi Perusahaan Asuransi

Bukan hanya produknya yang penting, tetapi juga lembaga yang menerbitkannya. Banyak nasabah memilih premi murah atau penawaran menarik tanpa memeriksa reputasi perusahaan yang bisa jadi berdampak ketika mengajukan klaim.

Jika perusahaan terlihat kurang transparan atau memiliki banyak keluhan, sebaiknya cari alternatif. Dengan memilih perusahaan terpercaya sejak awal, potensi masalah seperti klaim tertunda atau manfaat tidak sesuai janji bisa diminimalkan.

4. Memilih Premi Termurah Tanpa Melihat Manfaat Polis

Premi murah memang menggoda, tapi bisa jadi “murah” karena manfaatnya sangat terbatas atau deductiblenya tinggi. Hal ini sebagai salah satu kesalahan fatal dalam memilih polis.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore