
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti Rapat Kerja bersama Banggar DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Dalam dua hari terakhir, muncul kabar bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mundur dari kabinet. Namun sejumlah menteri mengatakan kabar tersebut tidak benar. Di sisi lain, Sri Mulyani sampai dengan Senin (1/9) belum muncul ke publik secara langsung.
Nama Menkeu Sri Mulyani Indrawati sejatinya muncul dalam daftar undangan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Senin (1/9). Rapat tersebut membahas dua isu utama. Yaitu soal meningkatkan produksi pangan dan program pengolahan sampah menjadi sumber energi listrik.
Dalam daftar konfirmasi kehadiran yang disampaikan Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Pangan, Sri Mulyani tidak hadir. Menteri lain yang hadir selain Menko Pangan Zulkifli Hasan diantaranya adalah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Menteri Lingkungan Hidup (Men-LH) Hanif Faisol Nurofiq, dan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. Dalam rapat itu, Sri Mulyani diwakilkan oleh Dirjen Anggaran Luky Alfirman.
Usai rapat yang berlangsung tertutup untuk medis itu, Zulkifli Hasan memberikan keterangan singkat kepada wartawan. Dia mengatakan urusan produksi pangan harus terus ditingkatkan. "Meskipun sekarang sudah surplus," jelasnya.
Begitupun dengan masalah sampah. Dia mengatakan, sampah yang terus menggunung di sejumlah tempat pembuangan akhir (TPA) harus dicarikan solusi. Salah satunya adalah dengan mengolah sampah menjadi sumber energi listrik. Nanti fasilitas pengolahannya, dibangunkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Seperti diketahui belakang muncul aksi demonstrasi berhari-hari di Jakarta dan sejumlah daerah. Demo tersebut diantaranya mengusung isu soal pajak, tunjangan anggota DPR, dan isu sosial ekonomi lainnya. Dalam perkembangannya, aksi demonstrasi berujung pada anarkisme bahkan penjarahan. Ironisnya kediaman Sri Mulyani jadi salah satu sasaran penjarahan.
Sri Mulyani buka suara lewat akun Instagram (IG) miliknua, dengan dilengkapi tangkapan layar pemberitaan rumahnya yang dijarah. Dia mengawali pernyatannya dengan ucapan terima kasih atas simpati, doa, kata-kata bijak serta dukungan moral menghadapi musibah ini.
Di pengujung tulisannya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyampaikan permohonan maaf. "Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismilah kami perbaiki terus menerus," katanya. Dia juga berdoa supaya Allah melindungi Indonesia. Serta mengajak untuk jangan lelah mencintai Indonesia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
