Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 22.49 WIB

Profil Joao Angelo De Sousa Mota, Dirut Agrinas Pangan Nusantara yang Mundur Setelah 6 Bulan Menjabat

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota mengundurkan diri. (Istimewa) - Image

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota mengundurkan diri. (Istimewa)

JawaPos.com - Joao Angelo De Sousa Mota secara resmi telah menyampaikan pengunduran diri sebagai Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, pada Selasa (12/8).

Joao mengundurkan diri, setelah 6 bulan resmi menjabat sebagai Dirut Agrinas Pangan yang berada di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

"Saya direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara menyampaikan bahwa pada hari ini tanggal 11 Agustus 2025, kami mengajukan pengunduran diri yang diajukan kepada Danantara," kata Joao Mota dalam keterangannya, dikutip Selasa (12/8).

Lebih lanjut, Joao Mota mengungkapkan pengunduran dirinya dilakukan lantaran belum bisa memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi negara. Bahkan, lebih jauh berkontribusi terhadap kesejahteraan para petani.

"Kami sudah menduduki jabatan ini persis hari ini, kami menjabat selama 6 bulan. Kami sampai hari ini belum dapat memberikan kontribusi yang nyata dan langsung kepada ekonomi negara, maupun kontribusi kami terhadap kesejahteraan petani," ungkap Joao Mota.

Profil Joao Angelo De Sousa Mota

Joa Mota merupakan seorang profesional dengan pengalaman yang luas di bidang konstruksi, pertanian, peternakan, serta industri kreatif.

Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian BUMN No. 32/MBU/02/2025 tanggal 10 Februari 2025 Joao Mota diangkat sebagai Direktur Utama PT Yodya Karya (Persero).

Dengan pengalaman lintas sektor yang luas, kepemimpinan Joao Mota di PT Yodya Karya (Persero) diharapkan membawa perusahaan ke arah inovasi di bidang pertanian serta konsultan engineering dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Untuk diketahui, Agrinas Pangan Nusantara merupakan perusahaan pelat merah yang sebelumnya bernama PT Yodya Karya (Persero).

Namun, melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor S-63/MBU/02/2025, pemerintah pada Februari 2025 telah resmi membentuk tiga entitas baru BUMN.

Meliputi, Agrinas Pangan Nusantara (eks Yodya Karya) yang bergerak di bidang pengelolaan sawah. Lalu, Agrinas Jaladri Nusantara (eks Virama Karya) yang mengurus di bidang perikanan, dan Agrinas Palma Nusantara (eks Indra Karya) yang fokus mengurus lahan sawit.

Selama menjabat sebagai Dirut Agrinas Pangan Nusantara, ia tercatat pernah ikut serta dalam acara peletakan batu pertama atau groundbreaking Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada Juli lalu.

Melalui proyek tersebut, KSPP Baturaja memanfaatkan 12.000 hektare lahan negara untuk mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kedaulatan pangan nasional.

Di sisi lain, mengutip laman resmi perpustakaan nasional Australia, catalogue.nla.gov.au, Joao Mota merupakan mantan aktivis pro-intergasi Bumi Lorosae alias Timor Timur. 

Bersama dengan Ocatvio Soares, Joao Mota pernah berkampanye memperjuangkan integrasi Timor Timur-Indonesia di Oslo, Norwegia.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore