
seseorang yang selalu memarkir kendaraan dengan mundur./Freepik/geargodz
JawaPos.com - Di banyak tempat parkir—mulai dari pusat perbelanjaan, kantor, hingga area perumahan—kita sering melihat dua tipe pengemudi. Ada yang langsung memarkir kendaraan dengan posisi maju, dan ada juga yang selalu memilih memarkir kendaraan dengan cara mundur.
Sekilas, kebiasaan memarkir mundur terlihat hanya sebagai preferensi teknis atau kebiasaan berkendara. Namun menurut berbagai sudut pandang dalam psikologi perilaku, cara seseorang mengambil keputusan kecil seperti ini sering kali mencerminkan pola berpikir, tingkat kehati-hatian, hingga karakter kepribadian tertentu.
Dilansir dari SIlicon Canals pada Senin (16/3), banyak pengamat perilaku menilai bahwa orang yang terbiasa memarkir kendaraan dengan cara mundur cenderung menunjukkan beberapa karakteristik berikut.
1. Cenderung Berpikir ke Depan (Forward Thinker)
Salah satu alasan paling umum orang memarkir kendaraan dengan cara mundur adalah agar lebih mudah saat keluar dari area parkir nanti.
Hal ini menunjukkan pola pikir yang berorientasi pada masa depan. Mereka tidak hanya memikirkan situasi saat ini, tetapi juga mempertimbangkan kondisi yang akan terjadi berikutnya.
Dalam psikologi, kebiasaan seperti ini sering dikaitkan dengan kemampuan perencanaan jangka pendek dan kecenderungan untuk mengantisipasi masalah sebelum masalah itu benar-benar terjadi.
2. Memiliki Tingkat Kehati-hatian yang Tinggi
Memarkir kendaraan dengan cara mundur sering kali membutuhkan perhatian ekstra terhadap lingkungan sekitar—mulai dari memperhatikan kendaraan lain, pejalan kaki, hingga jarak dengan objek di sekitar.
Orang yang terbiasa melakukan ini biasanya memiliki tingkat kehati-hatian yang lebih tinggi. Mereka cenderung tidak tergesa-gesa dan lebih memilih memastikan semuanya aman sebelum mengambil tindakan.
Dalam psikologi, sifat ini sering berkaitan dengan risk awareness, yaitu kesadaran terhadap potensi risiko.
3. Terbiasa Mengambil Kendali Situasi
Memarkir kendaraan mundur bisa memberi posisi keluar yang lebih mudah dan cepat. Dalam situasi tertentu—misalnya area parkir sempit—ini memberikan kontrol yang lebih baik ketika hendak pergi.
Orang yang memilih cara ini sering memiliki kecenderungan untuk mengatur situasi agar lebih menguntungkan bagi dirinya di kemudian hari. Mereka tidak suka berada dalam posisi yang menyulitkan atau membuat mereka kehilangan kendali.
4. Cenderung Sistematis dan Terorganisir
Memarkir mundur biasanya dilakukan dengan langkah yang lebih terstruktur: memperkirakan jarak, memposisikan kendaraan, lalu menyesuaikan sudut kemudi.
Kebiasaan ini sering diasosiasikan dengan pola pikir yang terstruktur dan sistematis. Orang dengan karakter seperti ini cenderung menyukai keteraturan dan memiliki cara berpikir yang rapi ketika menghadapi masalah.
5. Sabar dan Tidak Mudah Terburu-buru
Memarkir mundur terkadang membutuhkan waktu sedikit lebih lama dibanding langsung masuk dengan posisi maju.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
