ihsg
Ilustrasi karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Kamis (16/3/2023).
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat diprediksi bergerak variatif seiring kekhawatiran deflasi Tiongkok yang semakin meningkat.
IHSG dibuka stagnan atau tidak bergerak dari level penutupan kemarin 6.755,94. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,01 poin atau 0,64 persen ke posisi 934,13.
"Deflasi Tiongkok menimbulkan kekhawatiran akan adanya perlambatan ekonomi global," ucap analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Harga konsumen Tiongkok naik pada kecepatan yang lebih lambat dan meleset dari ekspektasi pada April, sementara deflasi gerbang pabrik semakin dalam, data resmi menunjukkan pada Kamis, menunjukkan lebih banyak stimulus mungkin diperlukan untuk mendorong pemulihan ekonomi pasca COVID-19 yang tidak merata.
Indeks harga konsumen (IHK) Tiongkok pada April naik 0,1 persen tahun ke tahun, tingkat terendah sejak Februari 2021, sementara indeks harga produsen (IHP) turun pada klip tercepat sejak Mei 2020, jatuh 3,6 persen secara tahun ke tahun.
Selain itu, Nafan mengungkapkan terdapat pula sentimen kekhawatiran permasalahan bank di Amerika Serikat (AS) yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini.
USA Today melaporkan sebuah studi tentang kerapuhan sistem perbankan AS menemukan bahwa 186 bank lainnya berisiko gagal bahkan jika hanya setengah dari deposan mereka yang tidak diasuransikan memutuskan untuk menarik dana mereka.
First Republic Bank menjadi bank ketiga yang ambruk, kegagalan bank terbesar kedua dalam sejarah AS setelah Washington Mutual, yang ambruk pada 2008 di tengah krisis keuangan. Adapun Silicon Valley Bank dan Signature Bank ditutup pada Maret.
Bank-bank regional gagal karena kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif untuk meredam inflasi telah mengikis nilai aset bank seperti obligasi pemerintah dan sekuritas yang didukung hipotek.
Dengan berbagai sentimen tersebut, Nafan memperkirakan IHSG hari ini bergerak bervariatif dengan dukungan di level 6.685-6.717, serta resisten di level 6.785-6.800.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 225,7 poin atau 0,77 persen ke level 29.352,4, indeks Hang Seng menguat 94,68 poin atau 0,48 persen ke 19.838,47, indeks Shanghai melemah 1,8 poin atau 0,05 persen ke 3.311,35, sementara indeks Straits Times melemah 18,46 poin atau 0,57 persen ke 3.211,09.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
