Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 April 2025 | 02.20 WIB

Presiden Prabowo Subianto Minta Manajemen Danantara Evaluasi Kinerja Direksi BUMN

Presiden Prabowo Subianto ditemui usai memberi arahan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (28/4). (Folly Akbar/Jawapos) - Image

Presiden Prabowo Subianto ditemui usai memberi arahan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (28/4). (Folly Akbar/Jawapos)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan kegiatan townhall meeting bersama Danantara dan BUMN untuk melakukan evaluasi. Prabowo mengaku banyak memberi mereka teguran agar bekerja lebih efisien lagi.

"Saya serahkan kepada manajemen untuk mengevaluasi semua direksi, dievaluasi kinerjanya," ujar Prabowo ditemui usai memberi arahan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (28/4).

Prabowo mengatakan, Danantara adalah kekayaan bangsa Indonesia. Nilai asetnya akan tembus USD 1 triliun. Oleh karenanya, harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dijaga, dirawat dengan sistem yang transparan dan sangat ketat.

Dengan cara itu, Danantara akan mendorong kebangkitan ekonomi Indonesia. Untuk itu, dia meminta semua direksi berbuat yang terbaik. Sekaligus meninggalkan praktik-praktik zaman dulu yang kurang efisien.

"Atau ada praktik-praktik yang enggak bener harus ditinggalkan," jelasnya.

Dia juga meminta untuk tidak ragu dalam melakukan perombakan pejabat. Jika ada pemimpin yang salah atau kinerjanya tidak berprestasi, malas-malasan, atau menyalahgunakan kewenangan, maka harus diganti.

"Yang baik dari bawah, dari dalam kalau bisa dipromosikan, kalau tidak, cari ahli yang baik," ungkapnya.

Penggantinya, tidak boleh yang tidak profesional. Jangan sampai, dipilih hanya atas pertimbangan kedekatan suku, agama, ras, latar belakang atau atas partai politik.

"Ini harus anak-anak Indonesia yang bekerja sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Atas dasar itu pula, dirinya membeberkan alasan kegiatan townhall meeting Danantara dan BUMN yang dilaksanakan tertutup. Dia beralasan, karena dalam kegiatan itu dirinya banyak menegur.

"Ya tertutup karena saya banyak negur juga direksi-direksi itu. Enggak enak kan ditegur di depan kalian," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore