Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 April 2023 | 01.44 WIB

Pertumbuhan Industri Fintech Indonesia Tertinggi Kedua di Antara Negara G20

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga. - Image

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga.

JawaPos.com – Pertumbuhan fintech di Indonesia tercatat menjadi yang tertinggi kedua di antara negara-negara G20. Khususnya pada masa pandemi, pertumbuhannya bisa mencapai 39 persen.

Menurut Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga, peranan fintech makin besar dalam sektor-sektor produktif dan kondisi ini tentunya mendukung pertumbuhan ekonomi. Fintech bisa dikembangkan mulai dari sektor mikro hingga menengah, dengan syarat semua pihak berkomitmen untuk membangun ekosistem yang aman dan saling menguntungkan.

Dalam dunia perdagangan sendiri, menurut Jerry, fintech merupakan salah satu jalan keluar dari kebutuhan akan proses pembiayaan. Banyak pedagang kecil yang belum terjangkau oleh bank-bank konvensional. Karena itu, Jerry berharap fintech makin familiar dan makin ramah bagi pelaku perdagangan di Indonesia, khususnya pedagang kecil.

"Fintech juga bisa mendukung kegiatan para pedagang, khususnya di pasar rakyat dan pasar tradisional, tentu dengan kondisi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pedagang itu sendiri" kata Jerry, saat menjadi pembicara BCG and AC Ventures Report Launch dengan tema 'Shaping The Future of Fintecg in Indonesia' beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Jerry mengungkapkan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melakukan upaya-upaya dalam digitalisasi perdagangan, khususnya dalam pemanfaatan QRIS sebagai metode pembayaran. Menurut Jerry, fintech bisa terintegrasi dalam keseluruhan digitalisasi perdagangan jika syarat dan ketentuannya sesuai dengan kondisi pelaku perdagangan rakyat.

"Intinya, pedagang di pasar rakyat dan pasar tradisional kan pedagang kecil. Jadi, jika fintech ingin bersama-sama membangun ekosistem di sana, kondisi, ketentuan dan syaratnya juga harus mudah dan ramah bagi pedagang kecil," ungkapnya.

Sejauh ini, Kemendag sudah menargetkan membina digitalisasi 1.000 pasar rakyat dan 1 juta UMKM. Salah satu kebutuhan yang penting adalah hubungan pedagang dan UMKM dengan sektor pembiayaan dan lembaga keuangan.

"Kami berharap ke depan, ekosistem itu bisa terbentuk dan menjadi jalan keluar bagi peningkatan kesejahteraan pelaku ekonomi masyarakat," pungkas Jerry.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore