Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 September 2024 | 03.13 WIB

PLN Operasikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Tambak Lorok di Semarang, Kapasitas Capai 779 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 di Semarang, Jawa Tengah. (Dok. PLN)

JawaPos.com - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 yang berkapasitas 779 Megawatt (MW) di Semarang, Jawa Tengah.
 
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan PLTGU bertipe combined cycle single shaft yang terbesar di Indonesia ini memiliki teknologi paling baru dan canggih sehingga mampu beroperasi secara efisien namun tetap ramah terhadap lingkungan. 
 
“Dengan tingkat efisiensi yang mencapai 61 persen dibandingkan dengan PLTGU lainnya, pembangkit ini mampu menghindarkan emisi sebesar 671 ribu Ton CO2 dalam setahun sehingga lebih ramah lingkungan,” kata Darmawan dalam keterangannya, Minggu (1/9).
 
 
Lebih lanjut, dia membeberkan PLTGU Tambak Lorok Blok 3 juga memiliki kemampuan respon time yang sangat cepat, yakni mencapai 70 MW dalam 1 menit.
 
Menurutnya, keunggulan tersebut membuka peluang bagi pertumbuhan pembangkit EBT lain yang bersifat intermiten untuk terus meningkat karena PLTGU ini dapat mengantisipasi dengan cepat pasokan listrik yang fluktuatif. 
 
“Dengan adanya fast response power plant seperti ini tentu saja keandalan sistem di Jawa Tengah akan meningkat drastis dan juga ruang untuk menambah dari Variable Renewable Energy juga akan meningkat drastis,” jelas Darmawan.
 
 
Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman Hutajulu, menegaskan dukungan pemerintah terhadap langkah PLN dalam transisi energi. Apalagi, kata Jisman, langkah tersebut dapat berkelanjutan dan terjangkau serta tidak membebani masyarakat juga negara.
 
"Yang penting dari Pemerintah adalah tiga hal: listrik harus andal, sustain (berkelanjutan), dan affordable (terjangkau). Kami tidak ingin membebani masyarakat maupun negara," ujar Jisman.
 
Untuk diketahui, PLTGU ini dikelola oleh PT PLN Indonesia Power dalam operasionalnya mereka menawarkan teknologi efisiensi yang tinggi hingga mencapai 64 persen. Proyek ini dibangun sebagai bentuk kolaborasi yang melibatkan kontraktor nasional.
 
 
Meliputi Hutama Karya yang bekerja sama dengan General Electric dan Marubeni Corporation. Jisman menjelaskan, acara peresmian COD PLTGU Tambak Lorok Blok 3 ini bukan sekadar simbol keberhasilan dalam menyediakan infrastruktur energi, tetapi juga langkah nyata dalam mendukung agenda transisi energi nasional.
 
“PLTGU ini akan memainkan peran strategis dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Indonesia, khususnya sebagai pembangkit fast response,” pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore