
Gelaran GIIAS mendongkrak outstanding financial technology (fintech) peer-to-peer lending Maucash. (Agas Hartanto/Jawa Pos)
JawaPos.com–Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) mendongkrak outstanding financial technology (fintech) peer-to-peer lending Maucash. Hingga hari kelima pameran berlangsung, realisasi pembiayaan unit usaha Astra Financial itu sudah mencapai 38 persen dari target senilai Rp 100 miliar.
”On the track, sesuai rencana yang kita create,” ucap Direktur Marketing Maucash Indra Suryawan saat ditanyai Jawa Pos di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.
Dibandingkan bulan lalu, lanjut dia, event GIIAS mendongkrak 28 persen outstanding pembiayaan Maucash. Hanya saja, Indra belum dapat membeberkan nilainya secara rinci. Mengacu data Juni 2024, Maucash telah menyalurkan pinjaman mencapai Rp 5,3 triliun. Mayoritas disalurkan ke sektor produktif.
Dia mengakui, industri produktif sedang lesu sepanjang semester I 2024. Yang mana membuat perburukan pola bayar borrower. Sehingga memengaruhi tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP 90).
Merespons fenomena tersebut, Maucash melakukan upaya restrukturisasi. Melalui perpanjangan tenor, penyesuaian nominal angsuran, bahkan keringanan untuk cicilan di bulan-bulan tertentu. Menyesuaikan kebutuhan borrower.
”Kami bantu mereka. Dengan demikian, bisa provide dana mereka dengan lebih baik. Karena kami yakin seiring berjalannya waktu akan bisa kembali normal,” ungkap Indra Suryawan.
Selama GIIAS 2024, Maucash menyasar sektor produktif alternatif yang sehat. Antara lain, industri agrikultur, ekonomi kreatif, perhotelan, dan information technology (IT) service. Bersama dengan itu tentu lebih selektif dalam menentukan borrower baru.
Menanggapi peningkatan batas pinjaman online (pinjol) dari Rp 2 miliar menjadi Rp 10 miliar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indra menyambut baik wacana itu. Sebab, memberikan kesempatan untuk industri-industri yang masih memiliki ruang tumbuh.
Menurut dia, potensi pembiayaan sektor produktif sangat besar. Di dalam ekosistem Astra saja masih belum semuanya tergarap.
”Opportunity di produktif ini besar banget. Jadi yang memang pelaku industri-industri yang sehat juga berhak untuk mendapatkan (pendanaan lebih) itu,” ungkap Indra Suryawan.
Maucash juga tidak menutup kemungkinan berkolaborasi dari luar ekosistem Astra. Malah dalam penyediaan alat berat untuk mendukung industri agrikultur, Maucash telah bekerja sama dengan United Tractors.
OJK menyebut penyusunan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau fintech peer-to-peer (P2P) lending sedang dalam proses penyelarasan.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menerangkan, akan terdapat penyesuaian batas maksimum pendanaan produktif.
”Penyesuaian dari sebelumnya Rp 2 miliar menjadi sebesar Rp 10 miliar,” ucap Agusman.
Dalam beleid itu akan diatur juga mengenai kriteria fintech lending yang bisa menyalurkan pendanaan maksimum. Agusman bilang penyaluran bisa dilakukan sepanjang penyelenggara memenuhi kriteria. Antara lain memiliki rasio TWP90 maksimum 5 persen dan tidak sedang dikenakan sanksi pembekuan kegiatan usaha sebagian atau seluruhnya dari OJK.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022