Pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat. (Dok. PLN)
JawaPos.com - Pabrik baterai PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power telah resmi beroperasi di Karawang, Jawa Barat. Proyek kolaborasi antara Indonesia-Korea Selatan ini akan menjadi pabrik sel baterai pertama dan terbesar di Asia Tenggara yang akan mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Bahkan, kehadirannya diyakini bisa membawa RI menjadi pemain global dalam supply chain kendaraan listrik dunia. Terlebih, Indonesia memiliki kekuatan sumber daya alam yang melimpah serta semangat hilirisasi yang menjadi modal kuat untuk bersaing di kancah global.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh akselerasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dalam hal ini, PLN hadir menyediakan pasokan listrik yang andal dan kompetitif untuk industri pendukung ekosistem EV seperti smelter mineral dan pabrik baterai mobil listrik.
Khusus untuk PT Hyundai LG Indonesia, PLN telah memberikan dukungan pasokan listrik ke pabrik baterai mobil listrik dengan daya sebesar 48.485 kilovolt ampere (kVA).
"Langkah ini sebagai komitmen perusahaan menyediakan pasokan listrik yang stabil, andal, dan berkualitas guna menyokong sektor industri di tanah air,” kata Darmawan dalam keterangannya, Jumat (5/7).
Selain itu, PLN juga terus berkolaborasi dalam penambahan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Saat ini telah terdapat lebih dari 1.470 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 2.182 Stasiun Penukaran Baterai Listrik Umum (SPBKLU), dan 9.886 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di seluruh Indonesia.
“Kami juga memberikan berbagai kemudahan layanan bagi pemilik kendaraan listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur Electric Vehicle pada PLN Mobile hadir sebagai pionir yang mengintegrasikan layanan kendaraan listrik secara end-to-end di Tanah Air," pungkas Darmawan.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik ekosistem baterai dan kendaraan listrik Korea Selatan (Korsel) di Indonesia yang terletak di Kawasan Karawang New Industri City (KNIC), Jawa Barat, hari ini, Rabu (3/7).
"Dan mengucap Bismillahirahmanirahim, pada hari ini saya resmikan pabrik dan ekosistem baterai dan kendaraan listrik Korea Selatan di Indonesia," kata Jokowi dalam sambutannya, yang dipantau secara daring.
Jokowi juga sangat menghargai investasi dari pabrik mobil Huyundai dan green package ekosistem baterai listrik yang terintegrasi yaitu konsorsium antara hyundai dan LG bisa menandai semakin baiknya hubungan antara Republik Korea dan Indonesia.
"Dengan investasi Rp 160 triliun yang akan diselesaikan secara bertahap, semoga ini menandai semakin baiknya hubungan antara Republik Korea dan Indonesia," jelasnya.