Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Desember 2023 | 01.17 WIB

Ditemukan Sumur Minyak di Tambun Bekasi, Warga Dapat Rp 1,1 Miliar Usai Kena Gusur Pertamina

ILUSTRASI. Pompa angguk menjadi alat utama dalam produksi minyak mentah dari sumur minyak di PT PHR WK Rokan. (ILHAM SAFUTRA/JAWAPOS.COM) - Image

ILUSTRASI. Pompa angguk menjadi alat utama dalam produksi minyak mentah dari sumur minyak di PT PHR WK Rokan. (ILHAM SAFUTRA/JAWAPOS.COM)

 
JawaPos.com -  Pertamina Hulu Energi (PHE) mengumumkan telah menemukan cadangan minyak baru di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 6 Desember 2023. Sumur minyak tersebut diberinama East Pondok Aren (EPN-001).
 
Usai penemuan itu, salah satu warga Kampung Gubug Desa Sukawijaya Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Masdi (53), mendapat uang lebih dari Rp 1,1 miliar dari PT Pertamina (Persero). Uang itu didapat Masdi dari hasil penjualan lahan sawah seluas 0,5 hektar yang terkena gusur Pertamina.
 
Masdi mengungkapkan, nominal tersebut diperoleh lantaran lahan miliknya ditaksir Rp 230 ribu per meter. Sementara luas sawah yang dimiliki Mahdi 5.000 meter, sehingga nominal yang diterima mencapai Rp 1,1 miliar.
 
 
“Pokoknya dibayar sekitar Rp 230 ribu per meter, kemudian dikali 5.000 meter,” kata Masdi, seperti dikutip dari Radar Bekasi (Jawa Pos Group), Kamis (21/12).
 
Masdi menjelaskan, harga jual lahan per meter persegi yang dimilikinya merupakan hasil kesepakatan antara warga dan Pertamina saat pertemuan di kantor Desa Sukawijaya sebelum dimulainya kegiatan eksplorasi. Bahkan, Masdi mengakui bahwa harga lahan tersebut berada di atas rata-rata harga tanah di sekitar tempat tinggalnya.
 
“Kalau pasaran harga tanah di sini Rp 100 ribu – Rp 120 ribu per meter. Pengennya waktu itu (warga) Rp 500 ribu, kemudian ada yang pengen di harga Rp 300 ribu, sehingga sempat di musyawarahkan dan sepakat di harga Rp 230 ribu per meter,” jelasnya.
 
Untuk diketahui, Masdi bukanlah satu-satunya warga yang menjual lahan sawahnya kepada Pertamina. Mengingat luas lokasi pengeboran sumur eksplorasi mencapai sekitar 5 hektar.
 
Uang dari hasil penjualan lahan sawah miliknya diakui Masdi telah diterima sepenuhnya. Walaupun begitu, dirinya menolak untuk mengungkapkan cara ia memanfaatkan dana miliaran tersebut.
 
Sebelumnya, Sumur Minyak di Tambun Bekasi ini memiliki cadangan minyak mencapai 92,79 juta barel setara minyak atau Million Barrels of Oil Equivalent (MMBOE). Ke depan, pihaknya memohon doa agar discovery terhadap Drill Stem Test (DST) bisa terlaksana dengan baik.
 
"Alhamdulillah discovery dari DST dua saat ini masih progres untuk DST yang ketiga secara hitungan cepat ini tersaji di sini bahwa DST dua ini kita punya cadangan di tempat tesnya itu sekitar 92,27 juta barel. Secara recovery itu sekitar 22,78 juta barel oil pump," jelas Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi Muharram Jaya Panguriseng.
 
"Mohon doanya karena masih ada satu DST lagi, DST tiga nanti. Harapan saya, ini sama dengan DST dua sehingga ini menjadi ruang kita untuk memperpanjang usia industri kita terutama di Jawa Barat," tandasnya.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore