
Ilustrasi stunting. Dimas Pradipta/JawaPos.com
JawaPos.com - Stunting menjadi salah satu isu kesehatan yang terus menjadi program prioritas nasional pemerintah, mengingat tingginya tingkat prevalensi stunting di Indonesia yang berada di level 31,8% atau menduduki peringkat kedua tertinggi di Asia Tenggara setelah Timor Leste.
Secara global, Indonesia juga berada di urutan ke-115 dari 151 negara yang ada di dunia dalam kasus stunting2. Tingginya tingkat prevalensi ini membuat isu stunting bukan lagi menjadi isu di industri kesehatan semata, melainkan telah menjadi isu bersama yang pencegahannya harus dilakukan secara kolaboratif.
Inklusivitas terhadap layanan keuangan dan kesehatan mendasar menjadi faktor krusial dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, sejak 2021, platform kredit digital Kredivo memberikan dukungan penuh pemerintah untuk mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas, sehat, dan bahagia terutama melalui pencegahan stunting.
Setelah sukses bekerja sama dengan 1000 Days Fund dalam mengedukasi masyarakat mengenai stunting di daerah 3T di Indonesia dan lebih dari 300 ribu titik, kali ini Kredivo meluncurkan program #GentingBerbagi (Gerakan Lawan Stunting Bersama Bagi Negeri). Program ini juga merupakan inisiasi hasil kolaborasi multistakeholder, mulai dari pemerintah hingga Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia).
SVP Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa pihaknya percaya bahwa setiap orang berhak untuk merealisasikan hidup yang sehat dan bahagia.
"Kami pun sadar bahwa pencegahan stunting ini memerlukan kolaborasi dari dari berbagai pihak, sehingga kami sangat menyambut baik hadirnya program ini yang merupakan hasil kolaborasi multistakeholder hingga melibatkan pengguna kami. Berbekal jumlah pengguna yang mencapai 9 juta dengan ratusan ribu transaksi setiap harinya, kami optimis bahwa program ini akan memberikan manfaat dalam mencegah konsekuensi jangka panjang dari kurang gizi, dan memastikan setiap anak dapat berkembang dengan potensi penuh agar menjadi generasi yang sehat,” ujarnya.
Indina menambahkan, beragam upaya pihaknya dalam pencegahan stunting ini pun berhasil diapresiasi oleh pemerintah. Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin mengapresiasi dunia usaha yang ikut berperan dalam penanganan stunting.
"Program yang dilakukan ini mesti melengkapi apa yang sedang dijalankan oleh pemerintah untuk menghindari tumpang tindih antar program. Saya berharap semua program dan kerja sama yang terjalin dari seluruh pihak akan terlaksana secara efektif, tepat sasaran dan berkelanjutan. Mari terus lanjutkan sinergi untuk menurunkan prevalensi, menciptakan generasi emas 2045 dan mewujudkan Indonesia bebas stunting,” ucap Ma’ruf Amin.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
