Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mendampingi Presiden Jokowi meninjau persediaan dan membagikan beras di Gudang Bulog Sunter Timur II Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta, hari ini.
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo memastikan stok beras aman di tengah fenomena El Nino. Hal tersebut diungkapkan saat meninjau Gudang Beras Perum Bulog di Dramaga, Bogor, Senin (11/9).
"Ini semua negara sedang mengalami kekeringan, El Nino, termasuk Indonesia. Oleh sebab itu, kita datang ke gudang-gudang Bulog untuk memastikan stok ada, barangnya ada, berasnya ada." kata Jokowi.
Dari hasil pengecekan tersebut, Jokowi menyebut stok beras Bulog saat ini tercatat 1,6 juta ton. Bahkan, cadangan Beras Pemerintah (CBP) akan terus ditingkatkan melalui penyerapan beras dalam negeri dan juga pengadaan dari luar.
Dalam waktu dekat, Jokowi mengatakan akan ada 400 ribu ton beras impor yang akan masuk ke Indonesia.
"Stok beras yang ada di Bulog ada 1,6 juta ton, dalam perjalanan ada 400 ribu ton, sehingga akan ada stok 2 juta. Biasanya stok normal 1,2 juta ton, sehingga kita tidak usah khawatir, stok cukup," tegas Jokowi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi yang turut mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut, mengatakan Pemerintah memprediksi penurunan produksi gabah/beras dapat berkisar di angka 5 persen sebagai dampak El Nino.
“El Nino di tahun ini menjadi fenomena global yang mempengaruhi produksi pangan. Namun sesuai arahan Bapak Presiden untuk memastikan stok pangan nasional bagi masyarakat dapat senantiasa aman dan cukup, NFA dan Bulog akan berkomitmen siapkan stok hingga tahun mendatang, sampai Februari dan April 2024 mendatang, karena Februari ada Pemilu dan April ada Idulfitri,” ujar Arief.
Lebih lanjut, Arief mengimbau masyarakat agar tidak khawatir berlebihan kekurangan stok beras di Tanah Air. Masyarakat pun tetap tenang dikarenakan pemerintah memastikan stok beras nasional tersedia, aman, dan cukup.
“Pemerintah meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras kita tersedia, aman, dan cukup. Mari kita selalu terapkan belanja bijak. Ini dapat menjadi kontribusi bersama dalam menjaga ketahanan pangan. Dengan berbelanja sesuai kebutuhan, akan menjaga tren demand dan harga tidak akan bergejolak di pasar,” pungkas Arief.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
