Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 September 2015 | 03.40 WIB

Gagal Jinakkan Harga Pangan, Korban Gizi Buruk Bertambah

ilustrasi - Image

ilustrasi

JawaPos.com– Harga bahan pokok yang masih kemahalan secepatnya dikendalikan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kata pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi akan berdampak pada gizi masyarakat.



Mau tak mau kata Tulus, saat harga komoditi pangan naik masyarakat pasti mengurangi konsumsi makanan bergizi atau mensubsitusi konsumsi ke komoditas lain.



Mau tak mau kata Tulus, saat harga komoditi pangan naik masyarakat pasti mengurangi konsumsi makanan bergizi atau mensubsitusi konsumsi ke komoditas lain.



"Prioritas pangan itu yang harus dijaga. Ini bahaya karena sangat terkait dengan masa depan kesehatan anak kita," ujar Tulus di hall Dewan Pers, Jakarta, Minggu (13/9).





Seain itu, sambung dia, untuk masyarakat yang biasa mengonsumsi daging sapi, terpaksa lebih memilih ke daging ayam atau telur.  Kalau pun bertahan di daging sapi, volume daging dikurangi.



"Tadinya makan daging sapi dua iris jadi satu iris saja. Bisa juga diganti daging ayam atau telur. Beralih ke tempe, harga tempe juga naik," bebernya.



Sebelumnya Ketua Umum Aosisasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santoso dalam diskusi bertajuk Senator Kita, telah menyentil tahun ini Indonesia tak bisa swasembada pangan. Malah di beberapa daerah hasil panen diluar prediksi.



"Diperkirakan swasembada pangan 2015 bisa gagal, jika data digunakan tidak secara riil," kata Dwi Andreas Santoso di gedung Dewan Pers, Jalan Kebun Sirih Minggu (13/9).



Menurut dia, gejolak pangan akan terjadi di tahun 2015 karena Kementan  salah menggunakan data dalam mengejar swasembada pangan.  Ditambah ancaman kekeringan akibat Elnino yang melanda tanah Air.(hyt/jpg)



Editor: Idham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore