
Pengiriman stok pangan ke Kepulauan Seribu dari Dermaga 16 Marina Ancol, Jalan Puri Marina Raya, RT 09/RW 11, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (11/12). (Masria Pane/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemprov DKI mengirim 15 ton komoditas pangan ke Kepulauan Seribu untuk menjaga stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pengiriman dilakukan di Dermaga 16 Marina Ancol, Jalan Puri Marina Raya, RT 09/RW 11, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (11/12).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkan, pengiriman pangan bertujuan memastikan harga kebutuhan pokok di Kepulauan Seribu dapat setara dengan harga di daratan Jakarta. ''Hari ini kami kirimkan 15 ton dengan tujuh jenis komoditas. Ada tiga kapal yang mengirimkannya, dari Bank Indonesia dan dua dari Dinas Perhubungan. Saya berharap harga di Pulau Seribu betul-betul terjaga,'' katanya.
Menurut dia, harga pangan di Kepulauan Seribu selama ini cenderung lebih tinggi dari daratan, karena biaya distribusi yang mahal dan faktor cuaca. Untuk itu, Pemprov DKI menggerakkan BUMD pangan untuk mengirim tujuh komoditas. Perinciannya, 3 ton beras, 3 ton gula, 3 ton minyak goreng ukuran 1 liter, 4 ton minyak goreng ukuran 2 liter, 1 ton ayam beku, 300 kilogram biskuit kaleng, dan 700 kilogram sirup.
Distribusi kali ini berbeda dengan yang biasanya dilakukan Pemprov DKI. Karena tujuannya untuk menjaga harga pangan di sana selama Nataru. ''Saya prinsipnya agar masyarakat di Pulau Seribu dalam menyambut Natal dan Tahun Baru ini, harganya betul-betul terkontrol,'' imbuhnya. Kalau masih ada kemungkinan harga naik, maka akan dikirimkan tambahan.
Mantan Seskab Pramono itu menjelaskan, distribusi pangan untuk menjaga inflasi Jakarta selama Nataru. Sebab, pada November 2025 inflasi Jakarta sebesar 0,27 persen (mtm), 2,67 persen (yoy), dan 2,29 persen (ytd). Komoditas penyumbang inflasi antara lain emas perhiasan, tarif PAM, cabai merah, daging ayam ras, dan beras.
Untuk mencegah lonjakan inflasi Desember, Pemprov DKI juga akan menggelar “Lomba Diskon” yang akan dimulai, hari ini (12/12). Program itu disebutkannya menarik minat daerah penyangga Jakarta. ''Mereka berlomba-lomba ikut karena benefitnya mendapat insentif pajak. Nanti, kami dengan Bank Indonesia dan OJK akan ikut memonitor,'' katanya.(rya)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
