
Ilustrasi mobil Tesla.
JawaPos.com - Presiden Direktur Prestige Image Motocars Rudy Salim mengungkapkan bahwa biaya pajak tembus 100 persen menjadi alasan mobil Tesla lebih mahal di Indonesia daripada di Malaysia. "Secara total sekitar 100 persen biaya (pajak) yang dikenakan untuk import sebuah Tesla di Indonesia sampai on the road," kata Rudy saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (30/7).
Adapun komponen pajak yang dikenakan, meliputi Bea Masuk 50 persen, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen, Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPNBM) sebesar 15 persen, Pajak Penghasilan (PPH) sebesar 10 persen dan PPN dari PPNBM sebesar 11 persen. Lalu dikenakan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) untuk menjadi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Untuk diketahui, mobil Tesla model Y di Indonesia dijual dengan rentang harga Rp 2 Miliar hingga Rp 2,4 Miliar. Sementara di Malaysia, mobil dengan tipe yang sama dari produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) ini dijual dengan harga mulai dari RM 199.000 atau USD 44.000 (kurs 1 USD = Rp 15.107) harga dalam rupiah mencapai Rp 660 juta.
Tesla model Y diketahui sebagai mobil listrik terlaris di dunia pada kuartal pertama 2023. Namun, Tesla dalam cuitannya pada 14 Juli menyebut pengiriman pertama mobil tersebut kemungkinan akan dilakukan awal tahun depan.
Diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan rencana raksasa produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla (TSLA.O) untuk berinvestasi di Malaysia pada tahun ini.
Hal ini diungkapkan Anwar Ibrahim setelah mengadakan pertemuan virtual dengan Elon Musk mengenai investasi produsen mobil listrik Tesla di negaranya, pada Jumat (14/7).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri, YB Senator Tengku Datuk Seri Utama Zafrul Tengku Abdul Aziz, dan Menteri Komunikasi dan Digital YB Fahmi Fadzil.
"Saya menyambut baik minat dan keputusan perusahaan untuk berinvestasi di Malaysia, serta kesediaan Elon Musk untuk datang ke Malaysia,” kata Anwar dalam keterangannya, dikutip Minggu (16/7).
Anwar Ibrahim mengatakan Tesla akan membuka kantor pusat, pusat layanan, dan showrooms di Selangor pada tahun ini. Dia mengatakan, hal ini sejalan dengan kebijakan Malaysia yang terus memperkuat komitmennya untuk mencapai emisi karbon nol bersih atau 'net-zero emission' pada awal tahun 2050.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
