Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Juli 2023 | 23.45 WIB

Alasan Mobil Tesla Lebih Mahal di Indonesia Dibanding Malaysia, Biaya Pajak Tembus 100 Persen

Ilustrasi mobil Tesla. - Image

Ilustrasi mobil Tesla.

JawaPos.com - Presiden Direktur Prestige Image Motocars Rudy Salim mengungkapkan bahwa biaya pajak tembus 100 persen menjadi alasan mobil Tesla lebih mahal di Indonesia daripada di Malaysia. "Secara total sekitar 100 persen biaya (pajak) yang dikenakan untuk import sebuah Tesla di Indonesia sampai on the road," kata Rudy saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (30/7).

Adapun komponen pajak yang dikenakan, meliputi Bea Masuk 50 persen, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen, Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPNBM) sebesar 15 persen, Pajak Penghasilan (PPH) sebesar 10 persen dan PPN dari PPNBM sebesar 11 persen. Lalu dikenakan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) untuk menjadi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Untuk diketahui, mobil Tesla model Y di Indonesia dijual dengan rentang harga Rp 2 Miliar hingga Rp 2,4 Miliar. Sementara di Malaysia, mobil dengan tipe yang sama dari produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) ini dijual dengan harga mulai dari RM 199.000 atau USD 44.000 (kurs 1 USD = Rp 15.107) harga dalam rupiah mencapai Rp 660 juta.

Tesla model Y diketahui sebagai mobil listrik terlaris di dunia pada kuartal pertama 2023. Namun, Tesla dalam cuitannya pada 14 Juli menyebut pengiriman pertama mobil tersebut kemungkinan akan dilakukan awal tahun depan.

Diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan rencana raksasa produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla (TSLA.O) untuk berinvestasi di Malaysia pada tahun ini.

Hal ini diungkapkan Anwar Ibrahim setelah mengadakan pertemuan virtual dengan Elon Musk mengenai investasi produsen mobil listrik Tesla di negaranya, pada Jumat (14/7).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri, YB Senator Tengku Datuk Seri Utama Zafrul Tengku Abdul Aziz, dan Menteri Komunikasi dan Digital YB Fahmi Fadzil.

"Saya menyambut baik minat dan keputusan perusahaan untuk berinvestasi di Malaysia, serta kesediaan Elon Musk untuk datang ke Malaysia,” kata Anwar dalam keterangannya, dikutip Minggu (16/7).

Anwar Ibrahim mengatakan Tesla akan membuka kantor pusat, pusat layanan, dan showrooms di Selangor pada tahun ini. Dia mengatakan, hal ini sejalan dengan kebijakan Malaysia yang terus memperkuat komitmennya untuk mencapai emisi karbon nol bersih atau 'net-zero emission' pada awal tahun 2050.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore