Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juli 2023 | 02.08 WIB

Disetujui Para Pemegang Saham, Waskita Beton Konversi Utang Jadi OWK dan Ekuitas

Ilustrasi pegawai PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). (Istimewa) - Image

Ilustrasi pegawai PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). (Istimewa)

JawaPos.com - Para pemegang saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)  telah menyetujui rencana aksi korporasi perusahaan berupa Konversi Utang menjadi Ekuitas dan Konversi Utang menjadi Obligasi Wajib Konversi (OWK) melalui proses Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD atau Private Placement).
 
Hal ini sebagaimana ditetapkan dalam hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2023 beberapa waktu lalu.
 
“Aksi korporasi ini dilakukan dalam rangka restrukturisasi keuangan perusahaan dan komitmen penyelesaian kewajiban sesuai kesepakatan dalam homologasi,” kata Vice President of Corporate Secretary Fandy Dewanto, dalam keterangan tertulis, Kamis (6/7).
 
 
Dia menjelaskan, pada Private Placement ini, WSBP akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 33,60 Miliar saham baru seri C yang akan dibagikan kepada seluruh kreditur dagang (vendor). Selain itu, menerbitkan OWK senilai Rp 2,52 Triliun yang akan dibagikan kepada pemegang obligasi dan PT Bank DKI.
 
"OWK tersebut akan dikonversi menjadi saham seri C WSBP pada tahun 2033," imbuhnya.
 
Seiring dengan restrukturisasi keuangan yang dilakukan WSBP juga menjalankan program restrukturisasi bisnis. Melalui program transformasi bisnis ini dan menuju usia WSBP ke-9 tahun, perusahaan ingin melakukan perbaikan pada seluruh lini perusahaan.
 
 
Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan business sustainability, peningkatan pangsa pasar, dan mampu menyelesaikan kewajiban kepada para kreditur.
 
"Tentunya ini sejalan dengan komitmen manajemen untuk meningkatkan nilai dari para shareholders dan terus berkontribusi untuk pembangunan infrastruktur secara menyeluruh," jelasnya.
 
Lebih lanjut, program besar ini didukung oleh 3 pilar, yaitu pertama Operational Excellence. Persaingan dan perubahan dunia usaha saat ini mendorong perusahaan untuk terus bertumbuh melalui peningkatan efisiensi, perbaikan likuiditas dan peningkatan fungsi sumber daya manusia akan berdampak pada keunggulan kompetitif, efisiensi dan efektifitas dalam operasional perusahaan. 
 
 
Kedua, Business Nourishment yang berfokus pada perbaikan proses bisnis perusahaan untuk menciptakan kemampuan bersaing, optimalisasi aset serta membangun penciptaan pencitraan perusahaan. Ketiga, Technology & Digitalization berfokus pada berfokus pada efisiensi proses berbasis digital dan penciptaan produk berbasis kebutuhan pasar yang bertujuan untuk memberikan optimalisasi profit. 
 
“Ketiga pilar utama ini yang akan menjadi fokus dalam program transformasi WBP, yang bertujuan untuk memperbaiki work process kegiatan operasional, relasi & strategi marketing dalam memperoleh pasar, dan pengembangan teknologi perusahaan ke depan," tandasnya.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore