Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2017 | 21.31 WIB

Ini Tanggapan Jokowi Soal Kelangkaan Garam untuk Rumah Tangga

Presiden Jokowi - Image

Presiden Jokowi

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui jika dirinya telah mendapat laporan dari para kepala daerah perihal kelangkaan stok garam di daerah mereka. Menanggapi hal tersebut, Jokowi ingin memantau langsung kondisi di lapangan.


"Saya akan cek langsung (kondisinya). Saya akan lihat. kalau ada masalah pasokan, distribusi itu akan kita selesaikan," kata Jokowi di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (27/7).


Selain itu, mantan Walikota Solo ini menjelaskan, jika kondisi cuaca juga bisa mempengaruhi panen garam para petani. Meski demikian, pemerintah akan segera bertindak cepat agar kelangkaan garam untuk konsumsi rumah tangga bisa teratasi. 


"Kita ingat bahwa hujan sekarang ini agak mundur sehingga produksi garam di petani juga apa suplainya agak turun," terangnya.


Seperti diketahui, beberapa hari terakhir ini masyarakat memang tengah diresahkan dengan kelangkaan garam beryodium di pasaran. Hal itu terjadi karena petani garam kesulitan dalam mencari bahan baku.


Disisi lain, kebutuhan garam beryodium untuk konsumsi rumah tangga cukup tinggi, yakni sebesar 4,3 juta ton per tahun. Jumlah tersebut tidak bisa diimbangi dengan total produksi garam dalam negeri yang hanya mencapai 1,8 juta ton per tahun.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore