Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Juni 2023 | 01.52 WIB

ITDC Sebut Dampak MotoGP Bagi Perekonomian Nasional Capai Rp 4,5 Miliar

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal Z.A. Kemendagri/Antara - Image

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal Z.A. Kemendagri/Antara

JawaPos.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), anggota holding dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)/InJourney Group menyebut dampak ekonomi MotoGP 2022 mencapai Rp 4,5 miliar bagi perekonomian nasional.

Direktur Utama ITDC Ari Respati mengungkapkan melalui event internasional di kawasan The Mandalika seperti MotoGP dan World SBK, telah memberikan multiplier effect bagi masyarakat yang dibuktikan melalui besarnya dampak ekonomi bagi NTB dan nasional.

"Dampak ekonomi MotoGP 2022 mencapai Rp 3.570 miliar bagi perekonomian NTB dan Rp. 4.500 miliar bagi perekonomian nasional," kata Ari Respati dalam keterangan tertulis, Minggu (18/6).

Tak hanya itu, penyelenggaraan MotoGP 2022 mencatat jumlah penonton mencapai 102.801 orang, serapan tenaga kerja 4.600 orang, estimasi belanja penonton Rp. 545.22 miliar, perputaran uang nonton Rp 697,88 miliar. Meski begitu, Ari tidak membeberkan lebih lanjut soal dampak WSBK terhadap perekonomian.

Di sisi lain, Ari mengakui bahwa dalam pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika atau The Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), membutuhkan biaya yang tidak kecil dan dukungan dari berbagai pihak.

Mulai dari dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, dan stakeholder terkait serta masyarakat sekitar kawasan The Mandalika sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah NTB.

Dibangun sejak tahun 2015 diatas lahan dengan luas kurang lebih 1174 ha, pengembangan The Mandalika sebagai kawasan pariwisata terintegrasi yang dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar.

"Berupa akses jalan kawasan, Utility Duct, Water Treatment Plant, Waste Water Treatment Plant, Jaringan Listrik dan fasilitas pendukung lainnya, serta Jalan Kawasan Khusus (JKK) atau yang saat ini dikenal dengan nama Pertamina Mandalika International Circuit," ujarnya.

Selama hampir 50 tahun, ITDC dulunya BTDC (Bali Tourism Development Corporation), telah mengembangkan The Nusa Dua, Bali, dari sebuah area yang sunyi dan tandus di Bali Selatan menjadi salah satu destinasi pariwisata kelas dunia terbaik di Indonesia dan dunia hingga saat ini.

Saat ini, ITDC dipercaya untuk mempercepat pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Pariwisata Mandalika atau The Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

"ITDC kembali mendapat penugasan yang ketiga oleh Pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2021 untuk pembangunan dan pengembangan kawasan Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)," tandas Ari.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore