
Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar di acara Program Sertifikasi Halal Self-Declare Gratis untuk Industri Kecil dan Menengah di Bandung pada Selasa (20/10) (Istimewa).
JawaPos.com - Pemerintah terus memperkuat ekosistem halal nasional seiring dengan semakin dekatnya implementasi kewajiban sertifikasi halal. Kebijakan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah.
Sertifikasi halal ini akan memperkuat daya saing industri nasional, memberikan kepastian dan rasa aman bagi konsumen, serta membuka peluang yang lebih besar bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar global.
Data Kementerian Koordinator Bidang Perekomian hingga Oktober 2026 mencatat sekitar 4,4 juta sertifikat halal telah diterbitkan untuk 3,47 juta pelaku usaha dengan 14,68 juta produk bersertifikat halal. Sementara pengakuan melalui Mutual Recognition Agreement (MRA) telah terjalin dengan 39 negara.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan peluang yang semakin besar bagi produk halal Indonesia untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing di tingkat global.
Terkait ini, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), serta platform digital Tokopedia dan TikTokshop memfasilitasi sertifikasi halal sekaligus memperkuat kapabilitas digital 150 UMKM Jawa Barat. Ini sejalan dengan target Provinsi Jawa Barat untuk mencapai 644.116 produk tersertifikasi halal pada 2026.
“Pemberdayaan UMKM harus diwujudkan melalui langkah nyata. Kami mengapresiasi inisiatif yang menggabungkan edukasi sertifikasi halal dengan keterampilan pemasaran digital untuk membantu UMKM memenuhi ketentuan yang berlaku dan memanfaatkan peluang ekonomi digital," kata Menko PM, Muhaimin Iskandar di acara Program Sertifikasi Halal Self-Declare Gratis untuk Industri Kecil dan Menengah di Bandung pada Selasa (20/10).
Senada, Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong industri kecil untuk berdaya saing, khususnya melalui pengurusan sertifikasi halal.
“Kami terus mendorong kesiapan industri kecil dan menengah melalui sosialisasi regulasi, edukasi, pendampingan teknis, dan sertifikasi halal. Kolaborasi seperti ini penting untuk membantu UMKM meningkatkan kesiapan usaha dan daya saing produk kedepannya," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022