
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia Elmie A. Najas bersama Wakil Ketua Badan Pelaksana Harian DSN MUI Adiwarman A. Karim. (dok. Allianz Syariah)
JawaPos.com - Memasuki usia dua tahun, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) meluncurkan nilai Maqasid Syariah sebagai kompas utama dalam menghadirkan perlindungan berbasis prinsip syariah. Pendekatan ini tidak hanya menekankan aspek halal, tetapi juga menitikberatkan pada keberkahan dan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia Elmie A. Najas menjelaskan, penerapan Maqasid Syariah menjadi panduan menyeluruh dalam setiap produk, layanan, dan keputusan bisnis perusahaan. "Kami ingin melangkah lebih jauh, tidak hanya patuh syariat, tetapi juga mewujudkan kemaslahatan secara finansial, spiritual, dan sosial," kata Elmie di Jakarta, Kamis (6/11).
Allianz Syariah menerapkan Maqasid Syariah melalui lima pilar utama, yakni menjaga keyakinan, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan, dan menjaga harta. Kelima prinsip tersebut diterapkan tidak hanya dalam desain produk, tetapi juga dalam tata kelola dan pelayanan kepada nasabah.
"Maqasid Syariah menjadi kompas kami dalam menghadirkan inovasi perlindungan yang beretika, relevan, dan memberi keberkahan bagi semua pihak," tutur Elmie.
Sejak melakukan spin-off dari Allianz Life Indonesia dua tahun lalu, Allianz Syariah mencatat pertumbuhan yang signifikan. Perusahaan telah memiliki lebih dari 120 ribu nasabah yang telah terlindungi.
Berdasarkan laporan keuangan, per September 2025, pendapatan kontribusi neto naik 43,38 persen secara tahunan, menjadi Rp 593,06 miliar dari sebelumnya Rp 413,62 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Menanggapi banyaknya aturan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah disusun, Elmie menegaskan bahwa Allianz Syariah siap menyesuaikan diri. "Tidak ada masalah dalam mengakomodasi aturan OJK. Justru dengan lima pilar Maqasid Syariah, kami merasa langkah ini sejalan dengan regulasi yang diterapkan di Indonesia," ujarnya.
Dia menambahkan, penerapan Maqasid Syariah akan menjadi kerangka kerja perusahaan ke depan, termasuk dalam peningkatan literasi keuangan syariah dan edukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan berbasis syariat.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
