Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Desember 2023 | 20.47 WIB

Khawatir Akan 'Predatory Pricing', TikTok-Tokopedia akan Ambil Langkah Tegas untuk Mencegahnya

Foto: Ilustrasi: Platform berbagi video pendek TikTok.

JawaPos.com – TikTok Shop Indonesia telah resmi beroperasi kembali di bawah pengelolaan PT Tokopedia.

Atas kerja sama tersebut, TikTok Shop berinvestasi senilai 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp23 triliun untuk pengembangan Tokopedia, yang berarti bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia dikombinasikan di bawah Tokopedia. 

Dalam hal ini, TikTok Shop akan memiliki pengendalian atas PT Tokopedia, dan fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia akan dioperasikan dan dikelola Tokopedia. 

Dilansir dari Antara, Jumat (15/12), Anggini Setiawan selaku Kepala Komunikasi TikTok Indonesia menegaskan bahwa perusahaan terus berkomitmen untuk menghadirkan platform yang merangkul dan adil bagi semua pedagang. 

Sebelumnya, sempat ada kekhawatiran potensi predatory pricing yang terjadi di sektor e-commerce. Secara definisi, predatory pricing biasa disederhanakan sebagai praktek jual rugi

Tujuan utamanya adalah berupaya menyingkirkan kompetitor dari pasar dan juga mencegah pelaku usaha yang berpotensi menjadi pesaing untuk masuk ke dalam pasar yang sama. 

Namun, Anggini menegaskan komitmen perusahaan untuk mencegah hal itu. 

“Kami akan mengambil langkah tegas untuk mencegah penawaran harga yang tidak wajar untuk kategori produk tersebut. Hal ini dapat meliputi menghapus produk dengan harga tidak wajar tersebut,” ungkap Anggini. 

Dalam keterangan resmi pada Senin (11/12), manajemen TikTok dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), sebagai pemegang saham Tokopedia, menegaskan komitmennya untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada pelaku UMKM di Indonesia. 

Salah satu caranya adalah dengan memastikan pengelolaan ekosistem pasar lokal (e-commerce) untuk mendukung persaingan yang sehat setelah sinergi antara Tokopedia dan TikTok Shop. 

“Komitmen dalam kemitraan ini di antaranya membuka pusat pengembangan talenta digital di berbagai tempat di Indonesia dan memastikan lokapasar yang memungkinkan persaingan secara wajar,” terang manajemen GoTo dan TikTok. 

Ke depannya, TikTok, Tokopedia, dan GoTo berkomitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Indonesia melalui e-commerce dan menciptakan lapangan kerja baru. 

Saat ini lebih dari 90 persen pedagang dalam ekosistem TikTok-Tokopedia adalah pelaku UMKM yang akan mendapatkan dukungan melalui program-program dari TikTok, Tokopedia, dan Grup GoTo, termasuk promosi produk, program pelatihan, dukungan pemasaran, dan pembukaan pusat pengembangan talenta digital di berbagai lokasi di Indonesia. 

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore