
Ilustrasi orthorexia (Freepik)
JawaPos.com – Fokus berlebihan pada konsumsi makanan sehat secara ekstrem dapat mengganggu keseimbangan hidup dan relasi sosial.
Orthorexia merupakan kondisi obsesif terhadap pola makan sehat dan kemurnian makanan yang berdampak negatif pada kehidupan.
Menurut Beth Auguste, ahli diet ibu dan anak di Philadelphia, orthorexia termasuk gangguan makan subklinis yang kini makin dikenali.
Memahami orthorexia membantu mengenali batas antara pola makan sehat dan perilaku obsesif yang merugikan kesehatan.
Berikut waspadai obsesi makan sehat berlebihan tentang orthorexia dan dampaknya pada pola hidup sehari-hari dilansir dari laman Huffpost, Rabu (4/6):
Baca Juga: Fasilitas GBLA Banyak yang Rusak, Venue Piala Presiden 2025 Dipindah ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung
1. Pantangan Makanan Terlalu Ekstrem
Menghindari kelompok makanan tertentu tanpa alasan medis seperti alergi dapat menunjukkan kecenderungan orthorexia. Seseorang mungkin menetapkan aturan ketat seperti hanya makan nasi merah dan menolak nasi putih tanpa fleksibilitas.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
