
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie pada pertandingan babak perempat final Denmark Open 2025 di Jynske Arena, Jumat (17/10/2025). (ANTARA)
JawaPos.com-Atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengungkapkan keinginannya membangun sebuah akademi bulu tangkis yang secara khusus membina pemain tunggal, sebagai bagian dari rencananya setelah tidak lagi aktif bertanding.
Jonatan mengatakan bahwa gagasan tersebut sudah lama ia pikirkan, terinspirasi dari model akademi milik pebulu tangkis Marcus Fernaldi Gideon yang dinilai memiliki sistem dan fasilitas pembinaan yang lengkap.
“Ya itu salah satu cita-cita. Maksudnya salah satu angan-angan, pengen punya akademi, seperti Gideon yang proper. Maksudnya atletnya ada asramannya, atletnya memang benar-benar ada pelatihnya yang memang pelatih khusus gitu,” kata Jonatan di Daddies Arena, Tangerang Selatan, Kamis.
Ia menjelaskan akademi yang ia impikan akan berfokus pada sektor tunggal, sesuai dengan latar belakangnya sebagai pemain tunggal putra.
Jonatan juga berharap fasilitas tersebut dapat dibangun di sekitar tempat tinggalnya agar ia dapat terlibat langsung dalam proses pembinaan.
“Kalau bisa juga dapat lokasinya tuh yang sekitaran rumah, jadi bisa ikut turun langsung gitu. Karena kalau jauh, kadang sayang juga kalau enggak ikut terjun. Karena beberapa ada juga yang udah ada cuma taruh namanya, tapi enggak turun langsung gitu. Maksudnya, kasihan akademinya gitu,” ujar Jonatan.
Baca Juga: Bulu Tangkis Indonesia Berduka! Mantan Pelatih Pelatnas PBSI Namrih Suroto Meninggal Dunia di India
Jonatan menambahkan, akademi yang ia rencanakan juga ditujukan bagi calon-calon atlet yang memiliki motivasi kuat namun terkendala biaya.
Ia berharap dapat membuka akses bagi lebih banyak pemain muda untuk mendapat pembinaan berkualitas.
Terkait waktu realisasi, Jonatan menyebut keinginannya adalah mendirikan akademi tersebut sebelum pensiun. Namun, ia mengakui bahwa ketersediaan lahan menjadi kendala utama.
“Pengennya sih sebelum pensiun, cuman cari tanahnya susah. Kalau ada swasta yang mau bekerja sama sih enggak nolak. Maksudnya, saya juga mau bekerja sama,” kata Jonatan.
Ia menambahkan, jejaring yang ia bangun di luar aktivitas kompetitif, termasuk dengan sejumlah mitra seperti pihak swasta, dapat menjadi peluang untuk merealisasikan cita-citanya tersebut.
“Makanya, yang saya bilang, ketika di luar (pelatnas), kumpulin banyak link untuk nantinya setelah sudah enggak berkarya di bulu tangkis, ada hal lain yang bisa dikerjakan. Pengennya sih kalau bisa,” ujar Jonatan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022